nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Dampak Fatal Akibat Kesalahan saat Mandi, Termasuk Risiko Penyakit Paru!

Risda Nadiva, Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 04:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 06 481 1987801 5-dampak-fatal-akibat-kesalahan-saat-mandi-termasuk-risiko-penyakit-paru-TWLLoKDoCA.jpg Ilustrasi (Foto: Wellnesstoday)

SIAPA sih yang enggak suka mandi? Kalau tidak mandi, tubuh terasa lengket, bau, dan kotor. Bisa jadi kalau Anda tidak mandi membuat orang tidak betah berada di samping Anda.

Selain bersih, selepas mandi kita akan lebih percaya diri dan leluasa beraktivitas ke mana pun pergi. Siapa saja akan memandang kita sebagai orang yang bisa merawat diri.

Lain halnya jika Anda sedang sakit atau terjebak dalam kondisi yang tak memungkinkan untuk mandi. Meski begitu, alternatif lain selain mandi adalah dengan lap-lap atau membersihkan badan dengan cara yang lebih aman, menggunakan kain yang telah dicelupkan air hangat.

Melansir Lifealth pada Jumat (7/12/2018), Anda mungkin sering mengalami beberapa kesalahan yang bisa memengaruhi kesehatan Anda ketika akan atau sedang mandi. Nah, apa saja?

Melewatkan mandi setelah berolahraga atau beraktivitas

Selepas pulang kerja atau usai olahraga, tubuh akan mengeluarkan banyak keringat. Belum lagi dengan lingkungan sekitar ketika dalam perjalanan, banyak kondisi orang yang mungkin sedang sakit, polusi, dan debu bisa mengakibatkan bau badan.

Untuk itu, jangan pernah melewati mandi setelah beraktivitas, selain membersihkan diri, tubuh terhindar dari penyakit.

Langsung membungkus rambut basah dengan handuk

Jangan pernah membungkus rambut sehabis mandi ketika sedang basah-basahnya. Ini menyebabkan rambut mudah rusak. Biarkan rambut kering dengan sendirinya atau tepuk dengan handuk dan gosok agar rambut lebih cepat kering.

Baca Juga: KB Gel Pilihan Kontrasepsi Baru untuk Laki-Laki, Begini Faktanya!

Keramas setiap hari

Kebanyakan orang sering keramas tiap hari, entah selepas beraktivitas atau tidak. Sebaiknya kebiasaan ini perlu dihindari karena berhubungan dengan masalah kesehatan. Lebih baik keramas seminggu dua atau tiga kali.

Keramas

Mandi air hangat

Keseringan mandi dengan air hangat menyebabkan kulit lebih kering. Untuk mengatasinya, nyalakan shower selama 30 detik atau ambil air dingin sebelum selesai mandi. Ini dapat meredakan stres dan membuat sistem kekebalan kuat, serta bekerja sebagai anti-depresan.

Tidak membersihkan kepala pancuran

Kepala pancuran adalah sarangnya bakteri meskipun tampak bersih dan aman. Jika dibiarkan kelamaan, akan timbul lumut dan noda yang menempel. Selain itu, bakterinya dapat menyebabkan penyakit paru-paru.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini