nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warga Desa Ini Melakukan Aktivitasnya Sambil Telanjang

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 08:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 07 196 1987943 warga-desa-ini-melakukan-aktivitasnya-sambil-telanjang-9f6R29Bp5p.jpg Warga Desa Kent yang Telanjang (Foto: The Sun)

SETIAP orang pasti pernah mengunjungi sebuah tempat baru yang unik dan menyenangkan saat berlibur. Tentunya tempat baru tersebut akan memberikan Anda sebuah pengalaman yang berbeda dan tentunya sangat menyenangkan untuk dieksplor.

Namun bagaimana ceritanya jika Anda datang ke sebuah desa dimana seluruh warganya dalam kondisi tidak mengenakan sehelai benang pun? Tentunya kesan negatif yang paling pertama terlintas dalam benak dan pikiran Anda.

Baca juga: Libra Melempem dan Aries Makin Panas, Intip Kehidupan Seks Berdasarkan Zodiak Pekan Ini

Ya, ternyata desa yang berisi masyarakat yang hobi tidak mengenakan pakaian memang benar-benar ada. Adalah Desa Kent yang terletak di Iwade memang melakukan aktivitas mereka sehari-hari dalam kondisi telanjang selama dua minggu ke depan. Mereka juga akan mencetak kalender dengan foto telanjang mereka.

Baca juga: Mengenal Kesalahpahaman Sakit Jantung yang Renggut Nyawa Benyamin Sueb dan Basuki

Hal ini memang mereka lakukan dengan tujuan mencari dana untuk diberikan kepada badan amal setempat. Hampir semua usaha yang ada di Desa Iwade ikut ambil bagian dalam acara ini. Sementara beberapa staf mereka dibiarkan untuk bekerja dan melakukan aktivitasnya seperti biasa.

Lebih dari 24 penduduk desa hadir untuk bersenang-senang dalam acara ini, termasuk para tukang kebun, pengurus anjing, pelatih pribadi dan bahkan beberapa mekanik bertubuh kekar. Bahkan para fotografer mengambil bagian dalam Iwade Naked Calendar 2019, yang membantu mengumpulkan uang untuk Demelza Hospice Care for Children dan Swale Cats Protection.

Uang tambahan yang dikumpulkan akan digunakan untuk membangun toilet baru di gereja setempat. Ahli kecantikan Laura Cheeseman memunculkan ide untuk melakukan acara ini, yang dianggap sebagai acara yang pertama dilakukan untuk desa.

"Saya memiliki gagasan itu dua minggu lalu, jadi saya menaruhnya di Facebook untuk melihat apakah ada minat dan banyak orang yang datang. Saya hanya ingin melakukan sesuatu yang akan membuat orang senang dan akan sedikit bersenang-senang,” tutur salah seorang pria yang telah tinggal di desa tersebut selama 15 tahun, melansir dari The Sun, Jumat (7/12/2018).

Ia mengaku aktivitas ini membuat desanya menjadi terlihat lebih hidup. Pasalnya banyak sekali orang yang terhibur dan senang dengan acara seperti ini.

“Ini sangat menyenangkan karena orang benar-benar datang bersama. Ini membuat desa menjadi hidup. Setiap orang pasti tertawa melakukannya dan itu membuat desa itu menjadi tempat yang menyenangkan," lanjutnya.

Seratus kalender akan dicetak pertama-tama, dengan harapan mengumpulkan dapat mengumpulkan dana sebesar 1.200 euro atau setara Rp19,7 juta untuk badan amal yang dipilih. Kalender, akan berisi foro Kate Hennessy dan Amanda Cooper, dan akan tersedia untuk dibeli mulai Senin yang akan dikenakan harga 12 euro atau Rp197 ribu per buah.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini