nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Faktor Dominan yang Membuat Laki-Laki Mengalami Oedipus Complex

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 18:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 07 196 1988197 faktor-dominan-yang-membuat-laki-laki-mengalami-oedipus-complex-JpURPeQ2tZ.jpg Priyanka Chopra dan Nick Jonas menikah dengan selisih usia 10 tahun (Foto: Himalayantimes)

PERNIKAHAN Nick Jonas dan Priyanka Chopra masih menjadi perbincangan hangat hingga saat ini. Salah satu yang menjadi fokus perhatian adalah perbedaan usia keduanya yang mencapai 10 tahun. Ya, pasangan ini memang terpaut usia di mana pihak perempuan lebih tua dibandingkan pihak laki-laki.

Fenomena laki-laki menikahi perempuan yang lebih tua memang bukan hal baru. Kondisi ini biasanya dikaitkan dengan Oedipus complex di mana laki-laki menyukai perempuan yang lebih tua. Istilah ini pertama kali dipopulerkan oleh pakar piskologi, Sigmund Freud. Dalam teorinya tentang tahap perkembangan psikoseksual, dia mengungkapkan bila seorang anak laki-laki memiliki keinginan untuk terlibat secara seksual dengan orangtuanya yang berlawanan jenis.

 (Baca Juga:Gaya Aduhai Intan Hardja yang Ngaku Berhubungan Seks dalam Mobil dengan Brondong)

Lantas apa sebenarnya yang menyebabkan terjadinya Oedipus complex? “Mesti dilihat kasus per kasus, harus dilihat dari latar belakang laki-laki. Bagaimana dia dibesarkan, pola asuh pada masa kecilnya, kecenderungan pada saat tumbuh kembang lalu masuk ke usia pencarian identitas diri. Setiap individu berbeda sehingga tidak bisa disamaratakan,” tutur psikolog anak dan remaja, Novita Tandry, M. Psych saat dihubungi Okezone melalui sambungan telefon, Jumat (7/12/2018).

 

Menurutnya ada beberapa faktor dominan yang membuat seorang anak laki-laki mengalami Oedipus Complex. Pertama yang berkaitan dengan tumbuh kembang anak menyangkut psikonalisis. Kedua kehadiran figur seorang ibu. Ada anak laki-laki yang sangat dekat dengan ibunya bahkan sangat dilindungi. Kondisi inilah yang membuat anak laki-laki tersebut ketika dewasa mencari figur ibu pada kekasihnya yang biasa didapat dari perempuan lebih tua.

 (Baca Juga:Pesona Imut Billa Barbie, Gadis yang Ditawari Jadi Asisten Pribadi Hotman Paris)

Atau sebaliknya, ada anak laki-laki yang kehilangan figur ibu dalam masa pertumbuhan dan perkembangannya. Oleh karenanya ketika dewasa dia berusaha memenuhi ‘kekosongan’ itu dengan menjalin hubungan dengan perempuan yang lebih tua. Ketiga, berkaitan dengan rasa kejantanan di mana seorang laki-laki baru merasa jantan apabila berhasil menaklukkan perempuan yang lebih tua.

“Terlalu banyak kemungkinan untuk terjadinya Oedipus complex. Tapi yang jelas kondisi ini benar adanya di mana laki-laki enggak bisa jatuh cinta kepada orang yang lebih muda atau setara (seumur) dengannya. Dalam hidupnya dia punya konsep perempuan yang lebih tua sebagai pelindung atau membuat jatuh cinta,” pungkas Novita.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini