nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bidik Peringkat 1 Destinasi Halal Terbaik Dunia, Ini Strategi Indonesia

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 08 Desember 2018 14:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 08 406 1988517 bidik-peringkat-1-destinasi-halal-terbaik-dunia-ini-strategi-indonesia-2yD0FEBDYE.jpg Wisata Halal (Foto: Okezone)

INDONESIA berhasil menjadikan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), meraih peringkat pertama destinasi pariwisata paling ramah terhadap wisatawan muslim versi Indonesia Muslim Travel Index (IMTI), disusul Aceh dan Jakarta.

Tentu saja ini adalah sebuah prestasi yang membanggakan, dimana Lombok bisa merangkul berbagai macam wisatawan baik dari empat kriteria startegis yakni access, communications, environment dan services.

Tentunya Lombok memiliki harapan besar bagi kemajuan sektor pariwisata di Indonesia. Diharapkan provinsi lainnya bisa mengikuti jejak Lombok dan membuat Indonesia berada di peringkat pertama sebagai destinasi wisata halal terbaik di dunia versi Global Muslim Travel Index (GMTI) 2019.

Saat ini ada 10 provinsi yang termasuk dalam IMTI 2018, Yaitu Aceh, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jakarta, Jawa barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Lombok (NTB).

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, pun menjelaskan program IMTI merupakan sebagian usaha yang dilakukan Kemenpar bersama stakeholder pariwisata dalam mempersiapkan destinasi wisata halal terbaik versi GMTI 2019.

“Saya mengucapkan selamat kepada Lombok yang ditetapkan sebagai peringkat pertama destinasi wisata halal terbaik Indonesia versi IMTI, disusul dengan Aceh dan Jakarta," tutur Menpar Arief dalam acara Peluncuran IMTI 2018 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona.

“Kami menargetkan tahun depan (2019), Indonesia berada di peringkat pertama sebagai destinasi wisata halal terbaik dunia,” tambah dia.

Menpar menjelaskan dengan naiknya Indonesia berada di peringkat 1 akan memudahkan dalam merebut pasar wisata halal global yang diproyeksikan jumlah pengeluarannya mencapai USD220 miliar pada 2020 mendatang.

Menurut laporan GMTI 2018, wisatawan muslim global akan tumbuh lebih dari USD80 miliar sehingga mencapai USD300 miliar pada 2026 mendatang. Sementara 2017 diperkirakan ada 131 juta kedatangan pengunjung muslim secara global atau naik dari 121 juta pada 2016. Sementara 2020 diproyeksikan tumbuh menjadi 156 juta atau mencapai 10 persen dari segmen perjalanan.

(Baca juga: Kalahkan Santa Fe, Surabaya Terpilih Jadi Kota Terindah di Dunia)

(mrt)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini