nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Yohana: Tak Cuma Anak, Perempuan Juga Harus Diselamatkan

Leonardus Selwyn, Jurnalis · Minggu 09 Desember 2018 10:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 09 196 1988760 menteri-yohana-tak-cuma-anak-perempuan-juga-harus-diselamatkan-GmK0ERBhQY.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KEKERASAN pada anak dan perempuan memang telah semakin marak. Tak hanya di Indonesia, namun juga di berbagai negara lain di dunia. Perempuan dan anak dinilai sebagai makhluk yang lemah, sehingga kekerasan sering terjadi kepada mereka.

Oleh sebab itu, adanya edukasi dan bimbingan yang tepat dari pemerintah dan berbagai macam media yang ikut terlibat diharapkan bisa menekan angka kekerasan pada perempuan dan anak khusunya di Indonesia.

Hal ini pun dibenarkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA), Yohana Yembise. Ia mengatakan bahwa menyelamatkan anak-anak di masa depan merupakan tujuan utamanya.

Baca Juga: Kalahkan Santa Fe, Surabaya Terpilih Jadi Kota Terindah di Dunia

Selain itu perempuan juga sama pentingnya dengan anak. Perempuan dinilai sebagai aset yang berharga dan harus diselamatkan. Pasalnya, perempuan akan menghasilkan generasi di masa depan.

“Bukan hanya anak-anak, kami juga berkonsentrasi pada perempuan. Jika tidak menyelamatkan perempuan, maka kita akan rugi di kemudian hari. Tanpa perempuan kita tak ada di tempat ini," terang Yohana, dalam acara Merak Award di Rumah Maroko, Menteng, Jakarta Pusat.

Selain dua poin sebelumnya yakni anak dan perempuan, lansia juga harus ditambahkan dalam sosok yang wajib mendapatkan perlindungan. Yohana menjelaskan ada empat indikator yang menjadi fokus KPPA, yakni anak, perempuan, lansia dan penyandang disabilitas.

Baca Juga: Deretan Pengacara Paling Kaya di Dunia, Sekelas Hotman Paris Hutapea

“Kita tambahkan lagi dengan lansia, ini sangat disinggung. Kebanyakan di luar ada empat indikator yang harus diperhatikan, anak, perempuan, lansia dan disabilitas yanga masik ke dalam indikator menunjukkan maju dan sejahtera,” lanjutnya.

Yohana menambahkan bila Indonesia bisa menjalankan tugasnya terhadap empat indikator ini, maka bisa mengangkat bangsa ini untuk mengejar negara develop dan bebas dari kemiskinan. Oleh sebab itu menteri KPPA bertekad untuk mengangkat semua aspek tersebut.

“Saya yakin Indonesia bisa mewujudkan sikap ramah terhadap anak, perempuan, disabilitas dan juga kepada lansia,” tutupnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini