Sensasi Belanja di Jakarta dengan Rasa Tokyo

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 10 Desember 2018 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 10 194 1989279 sensasi-belanja-di-jakarta-dengan-rasa-tokyo-yw2MnN50yd.jpg Lumine Shopping Center (Foto: Pradita Ananda/Okezone)

BICARA soal pusat perbelanjaan atau mal, di Jakarta jumlahnya sangat banyak. Saking banyaknya, bisa dibilang mal di Jakarta jauh lebih banyak jumlahnya daripada taman kota. Maka tak heran, warga Ibukota sudah sangat terbiasa untuk menghabiskan waktu luang dari satu mal ke mal lainnya.

Belanja di mal pun sudah jadi pengalaman biasa bagi kebanyakan penduduk Jakarta. Tapi jangan salah, belanja di mal Jakarta dengan pengalaman agak berbeda kini bisa dicoba. Pasalnya, baru saja sebuah shopping center, Lumine di salah satu mal ternama di bilangan Jakarta Pusat baru dengan menghadirkan pengalaman sensasi berbelanja bak sedang di Tokyo kepada para pencinta mal.

Lalu nuansa Tokyo seperti apa yang di aplikasikan di shopping center ini? Padahal lokasinya berada di tengah-tengah Ibu Kota Jakarta.

 (Baca Juga:Dian Sastro Bagikan Trik Jitu Terhindar dari Hal Tidak Menyenangkan saat Belanja Online)


“Penerapan nuansa Tokyo nya itu pertama ada di atmosfer suasana. Kenyamanan, lalu tata letak alias penggunaan display. Bisa dilihat cara mendisplay-nya beda, contoh cara menggantung produk di hanger juga berbeda. Kemudian ditambah dengan pemakaian aksen anyaman bambu,” ungkap Yoshiaki Arai, director dan advisor Lumine Jepang saat ditemui Okezone baru-baru ini dalam acara “LUMINE Launches Its First Store in Indonesia” di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat.

Lebih lanjut, Yoshiaki menjelaskan nuansa ala Jepang khususnya Tokyo yang difokuskan untuk dihadirkan di tengah-tengah Jakarta ini lebih mengedepankan ke kualitas para karyawan. Di mana para pramuniaga yang bertugas, menjalankan konsep jasa melayani dengan standar kualitas pelayanan alias service kepada pelanggan ala Jepang.

 (Baca Juga:Selalu Tampil Fotogenik, Ternyata Ini 4 Rahasia Kate Middleton)

“Kualitas karyawan di toko, kualitas karyawan di sini jauh lagi bagaimana bisa menjawab atau memenuhi semua kebutuhan orang yang datang berbelanja. Kemudian karyawan di toko juga berfungsi sebagai fashion advicer, bisa berkonsultasi dengan pengunjung bagaimana mix and match busana dan waktu yang tepat untuk pemakaian busana tersebut,” tambah Yoshiaki.

Di kesempatan yang sama, Yoshiaki sempat mengungkapkan meskipun sekarang belum tersedia produk bersifat modest wear untuk pasar Muslim di Indonesia. Namun tidak menutup kemungkinan ke depannya, fashion Muslim dan modest wear bisa dihadirkan juga. Mengingat pangsa pasar Muslim Indonesia yang begitu besar dan potensial.

“Bagi kami Muslim wear di indonesia itu penting jadi tidak menutup kemungkinan untuk kolaborasi. Memang saat ini belum ada, masuk pelan-pelan dulu liat respon pasar. Tapi tidak menutup kemungkinan ke depannya bisa kolaborasi untuk menghadirkan produk modest atau Muslim wear,” tandasnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini