nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kedekatan Emosional Orangtua dengan Anak Tidak Terpenuhi, Ini Dampak Buruknya

Alma Dwi, Jurnalis · Rabu 12 Desember 2018 14:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 12 196 1990185 kedekatan-emosional-orangtua-dengan-anak-tidak-terpenuhi-ini-dampak-buruknya-mn9l6bu7Ss.jpg hubungan orangtua dan anak (Foto:Phys)

KESIBUKAN rutinitas keseharian dikarenakan berbagai aktivitas dan intensitas penggunaan teknologi seperti telepon genggam dan media sosial kerap kali memengaruhi kedekatan emosional antara orang tua dan anak. Padahal sesibuk apapun itu, adalah tugas orang tua untuk tetap membangun kedekatan dengan anak.

Kedekatan anak dengan orang tua adalah fondasi penting bagi tumbuh kembang anak, pembentukkan karakter anak, dan akan memengaruhi kecerdasan anak. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang mendapatkan kasih sayang dan dukungan orangtua semasa kecil akan tumbuh menjadi pribadi dengan sikap positif saat ia beranjak dewasa dan begitu pula sebaliknya.

 Iklan Blackpink Shopee Dikecam, Netizen Bikin 4 Meme "Blackpink Syar i" yang Bikin Ngakak!

Psikolog anak Ayoe Soetomo menjelaskan bahwa seperti hal nya orang dewasa, anak juga memiliki kebutuhan emosional. “Kebutuhan untuk merasa aman, kebutuhan disayang, dan kebutuhan diakui sangat dibutuhkan anak dari orang tuanya. Tentunya itu semua bisa didapat kalau hubungan antara orang tua dan anak baik,” ujar Ayoe Soetomo yang diwawancarai Okezone di Shangri-La Hotel, Jakarta, Selasa (11/12/2018).

Namun, jika kebutuhan-kebutuhan tersebut tidak didapatkan dari adanya kedekatan antara orang tua dan anak, apa yang terjadi? Psikolog Ayoe juga mengungkapkan, jika kedekatan emosional antara keduanya tidak terpenuhi, terdapat efek-efek buruk bagi anak dalam proses tumbuh kembangnya.

 Wanita Ini Pesan Kostum Natal Seksi di Online, yang Datang Malah Bikin Kesal

“Ketika anak tidak pernah dipuji, anak akan merasa dirinya tidak berharga, dan ketika tidak ada yang mengapresiasi maka anak tidak mempunyai penilaian konsep diri terhadapnya sehingga dia tidak memiliki kepercayaan diri dan memiliki kepribadian yang sulit. Padahal orang yang memiliki kepribadian yang fleksibel, percaya diri, dan penuh motivasi yang muncul dari internal maupun eksternal sangat berperan penting terhadap potensi sukses individu kedepannya,” sambungnya.

Maka dari itu, agar efek-efek tersebut tidak terjadi pada buah hati Anda, luangkanlah waktu khusus untuk anak Anda. Ciptakan waktu berkualitas bersama anak dengan rutin, karena kebutuhan dasar anak adalah bisa merasa dekat dan merasakan kasih sayang dari orang tuanya.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini