nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bau Mulut pada Penderita Ginjal, Ini Penyebabnya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 13 Desember 2018 13:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 13 481 1990727 bau-mulut-pada-penderita-ginjal-ini-penyebabnya-0sODNxUVZa.jpg Penyebab penderita ginjal bau mulut (Foto:Ist)

BAU mulut merupakan salah satu masalah yang banyak dihadapi manusia. Meski terlihat sepele bau mulut ternyata bisa mengindikasikan bahwa seseorang memiliki penyakit dalam tubuhnya.

Ya, salah satu penyakit yang identik dengan bau mulut adalah gangguan ginjal. Jadi jangan heran jika Anda berbicara dengan penderita gangguan ginjal, pasti akan merasa nafas mereka sedikit berbau tidak sedap.

Tentunya fenomena ini memiliki penjelasan ilmiah di dalamnya. Tak serta merta bau tersebut muncul tanpa sebab. Semuanya berkaitan dengan sistem metabolisme tubuh Anda.

Sebagaimana diketahui, ribuan orang yang menderita penyakit ginjal tidak menyadari bahwa mereka juga dapat mengalami komplikasi oral, seperti infeksi dan masalah kesehatan lainnya.

(Baca Juga: Via Vallen si Selebriti Nge-Hits of The Day, Intip Tampilannya saat Umroh, Adem Banget!)

(Baca Juga: Viral Air Comberan di Malang Berwarna Biru, Netizen: Aku Kira Pop Ice Bubble Gum!)

Faktanya, status kesehatan mulut seseorang dapat menjadi indikator infeksi ginjal yang dapat diandalkan. Dokter sering mendiagnosis penyakit ginjal atas dasar hubungan oral-sistemik ini.

 

Sebagaimana dilansir Jennifer Schaudds, Kamis (13/12/2018) gejala oral umum yang terkait dengan penyakit ginjal adalah bau mulut yang juga dikenal sebagai halitosis. Banyak yang mengalami efek samping dari urea (urium) berlebihan dalam aliran darah.

Ginjal yang sehat mampu menyaring urea. Ketika mereka tidak bisa melakukannya dengan baik, maka akan menciptakan bau pada mulut. Biasanya bau mulut tersebut seperti pesing layaknya air kencing manusia.

Bau mulut dan masalah mulut lainnya seringkali hanya permulaan bagi penderita ginjal. Penyakit gusi juga dapat timbul dan menyebabkan kerusakan dan kehilangan gigi.

Selain itu, karena pasien dengan penyakit ginjal tidak dapat menyerap kalsium secara baik, hasilnya dapat merusak massa tulang di rahang. Memantau tekanan darah dan komposisi urine, serta mengendalikan asupan gula akan sangat membantu.

Ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis terpercaya. Jadi ada baiknya untuk selalu memastikan kesehatan Anda.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini