nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harus Berpikir Maju, Kaum Difabel Tak Boleh Abaikan Perkembangan Teknologi

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 14 Desember 2018 22:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 14 196 1991480 harus-berpikir-maju-kaum-difabel-tak-boleh-abaikan-perkembangan-teknologi-7UDcnJl6n8.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SISTEM teknologi yang canggih dapat dinikmati oleh siapa saja, termasuk kalangan difabel yang bisa meningkatkan kreativitas dan berkaitan erat dengan teknologi canggih.

Saat ini, banyak sekali perusahaan platform yang memudahkan orang dari berbagai kalangan dalam mengakses teknologi. Sebab, di zaman modern ini siapa pun harus melek teknologi dengan langkah-langkah inisiatif.

Alipay bekerja sama dengan NUS Enterprise mengadakan Social Innovation Challenge, sebagai inisiatif untuk mendukung inovasi teknologi digital di wilayah Asia Tenggara. Selain itu, dapat mendukung pertumbuhan perusahaan rintisan di Asia Tenggara yang memanfaatkan teknologi, dalam mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif. .

Baca Juga: 5 Gaya Faye Nicole Jones yang Senang Pakai Baju Tanpa Lengan dan Hot Pants

"Teknologi saat ini memudahkan kalangan mana saja dalam beraktivitas. Termasuk difabel, yang mengharuskan mereka jadi lebih inklusif," ujar General Manager of Technology and Business Innovation Group di Ant Financial Geoff JIANG.

Geoff melihat, banyak permasalahan yang dialami kaum difabel saat ini. Banyak stigma yang mereka dapatkan, khususnya soal pengaplikasian dunia teknologi.

Dengan canggihnya dunia teknologi, Geoff yakin dapat membantu mengurangi permasalahan global. Mulai dari isu penuaan, kemiskinan, kesehatan, hingga kurangnya akses pembangunan. Karenanya, Alipay yang bekerja sama dengan National University of Singapore (NUS) Enterprise, badan memberikan akses pada masyarakat kelas bawah untuk membantu kaum difabel untuk meningkatkan kemampuan mereka. Tepatnya lewat Social Innovation Challenge sebagai inisiatif untuk mendukung inovasi teknologi digital, khususnya di wilayah Asia Tenggara.

Baca Juga: Kecanduan Lagu Makan Daging Anjing dengan Sayur Kol , Gadis Ini Langsung Kena Azab!

Siapa tahu dengan keinginan kaum difabel yang ingin melek teknologi, diharapkan dapat membantu menuntaskan masalah global itu. Karena siapa pun saat ini harus berpikir cerdas dan dapat informasi jelas dari mana saja.

"Kami berdedikasi untuk menggunakan kekuatan teknologi digital bagi semua orang. Diharapkan ini dapat membantu masyarakat, khususnya kaum difabel biar lebih berpikir maju," pungkasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini