Tips Mengolah Sup Buntut agar Rasanya Mirip Restoran Bintang 5

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Sabtu 15 Desember 2018 11:20 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 14 298 1991440 tips-mengolah-sup-buntut-agar-rasanya-mirip-restoran-bintang-5-MFtk3oSHIf.jpg Sup Buntut Restoran Bintang 5 (Foto: Ist)

BANYAK orang mengatakan bahwa semua makanan yang diolah dengan teknik perebusan, cenderung lebih mudah untuk dikreasikan. Cukup masukkan semua bahan-bahan, lalu diamkan selama beberapa saat hingga matang secara sempurna.

Namun pada kenyataannya, ada beberapa jenis hidangan yang membutuhkan keahlian khusus untuk mengolahnya. Seperti sup buntut yang tentu sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia.

Baca juga: Faye Nicole Jones Artis Seksi Paling Dicari di Google, Senyumnya Bikin Meleleh!

Menurut Jeremy selaku Brand Manager Chop Buntut Cak Yo, untuk membuat sup buntut yang lezat, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar hasil akhirnya sesuai dengan ekspektasi. Mulai dari pemilihan bahan-bahan yang berkualitas, teknik pemotongan tulang atau buntut sapi, hingga waktu untuk merebusnya.

"Untuk bumbunya, bisa menggunakan bumbu kering tapi harus ditumis terlebih dahulu sebelum diblender. Tujuannya agar aroma dan minyak alami bumbu tersebut keluar," tutur Jeremy saat ditemui Okezone, di kawasan Jakarta Barat, belum lama ini

Lalu bagaimana cara memilih daging atau buntu sapi yang baik dan benar? Jeremy mengatakan, sebaiknya Anda datang langsung ke pasar tradisional maupun supermarket untuk belajar memilih daging yang sesuai dengan kebutuhan.

"Kunci membuat masakan lezat itu kita harus tahu dulu barang yang akan kita masak di dapur rumah. Nah, keuntungan berbelanja sendiri di pasar itu sangat banyak. Dengan menjalin hubungan baik dengan pedagang, mereka nantinya akan selalu memberikan kita daging yang berkualitas. Bukan sisa-sisa daging," jelas Jeremy.

Lebih lanjut, Jeremy mengatakan, center cut adalah bagian buntut terbaik yang cocok untuk digunakan saat ingin memasak sop buntut. Tekstur dagingnya cenderung lebih empuk dengan ratio yang seimbang antara daging dan tulang.

"Chopping atau pemotongannya juga harus diperhatikan. Kalau memotong tulang yang agak tebal, serpihannya dikhawatirkan bisa masuk atau terselip ke dalam daging. Intinya, perhatian yang kita berikan inilah menjadi rahasia kelezatan masakan rumahan," tutup Jeremy.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini