nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bangga! Ini Deretan Perempuan Pejuang Modest Fashion Dunia

Pisca Azalea, Jurnalis · Minggu 16 Desember 2018 22:54 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 16 194 1992116 bangga-ini-deretan-perempuan-pejuang-modest-fashion-dunia-jEt0YSmAGW.jpg Karya Fashion Desainer Indonesia (Foto: Ist)

GELIAT moslem lifestyle atau yang akrab disebut mipster ternyata membawa pengaruh positif bagi Indonesia, terutama dari segi fashion. Semenjak beberapa tahun belakangan, nama Indonesia telah cukup diperhitungkan di skena tren modest dunia.

Tak heran jika di 2020, pemerintah berancang-ancang mengangkat ‘kekayaan’ ini sebagai modal untuk memperkuat Indonesia sebagai salah satu kiblat fashion modest internasional.

Bukan tanpa usaha jika akhirnya nama Indonesia dikenal luas, terutama di kalangan pelaku industri fashion dunia. Perjuangan guerilla beberapa nama besar, tentu tak lepas dari hal ini. Yang menarik, dukungan muncul dari sektor swasta, seperti Wardah yang hampir selalu menjadi sponsor para desainer lokal menggelar karya mereka di dunia. 

Lalu, siapa saja orang-orang di balik Indonesia modest fashion scene dan apa sumbangsihnya terhadap dunia fashion Tanah Air? 

Baca juga: Adik Emil Dardak Meninggal, Garis Tipis 'Kenikmatan' dan Kematian Hirup Helium

1. Teti Nurhayati Rompis

 

CEO Indonesia Creative Hub yang berhasil menancapkan fashion modest Tanah Air di Amerika Serikat. Berkat tangan dingin businesswoman yang telah berkiprah di dunia profesional sejak 1994 ini, nama Indonesia mulai terdengar di ranah Fashion New York dan juga Lingkungan Fashion International. 

Rasa cintanya pada dunia fashion muncul saat ia bergelut di advertising and PH business di tahun 2010. Kala itu ia mengenal indahnya tekstil Indonesia, mulai dari songket hingga batik. Bekerja sama dengan pengrajin lokal, ia pun mulai bereksperimen dengan bahan-bahan tersebut untuk dipamerkan dalam galerinya.

Indonesian Creative Hub (ICH) sendiri,  merupakan media untuk desainer Indonesia untuk menampilkan karya terbaik mereka dalam usaha mengangkat kekayaan budaya industri kreatif Indonesia di kancah internasional. sejak thn 2015 mulai mempromosikan keragaman Fashion Indonesia di wilayah USA dan Eropa ( Cannes, Paris, London ) 

ICH juga menjadi bagian dari NY Now (kolektif pengusaha kreatif berbagai kebutuhan), ISNA (Islamic Society of North America) hingga NYFW First Stage and NYFW The Show, yang merupakan satu-satunya event Resmi NYFW karena event ini berada di bawah IMG, sebuah talent manajemen global yang kerap menggelar show dari beragam desainer, seperti Anna Sui, Karen Miller, Marchesa, DKNY, hingga Jeremy Scott.

Dengan modal sendiri, Ia lalu mendirikan Indonesia Fashion Gallery ( IFG ) di Manhattan, New York.  yang menjadi tempat ‘pameran’ karya desainer-desainer tanah air. Lewat IFG, nama-nama Modest Designer seperti Anissa Hasibuan, Dian Pelangi dan Vivi Zubedi pun semakin dikenal luas. Vivi Zubedi yang sudah menjadi bagian rutin dari event NYFW ini  bahkan kerap menjadi highlight  di New York Fashion Week dan tren fashion yang ia ciptakan seringkali jadi bagian dari gaya hidup kaum urban di sana dan menjadikan Modest Wear sebagai Busana yang dapat di kenakan oleh kalangan umum

Franka Soeria

Baca juga: Faye Nicole Jones Artis Seksi Paling Dicari di Google, Senyumnya Bikin Meleleh

Bicara soal fashion modest, nama Franka Soeria sangat lekat dengan keberhasilan Dubai Modest Fashion Week. Berawal di tahun 2013, saat dia bertolak ke Turki dan bekerja sebagai fashion and PR Consultant di Modanisa, brand e-commerce modest ternama di sana. Dia lalu dipercaya untuk mengubah visual Modanisa.

"Langkah-langkah strategis saya ambil untuk Modanisa. Mereka besar namun masih kurang secara visual. Saya bilang mereka harus belajar dari Indonesia. Saya tahu cara mengubahnya," kata mantan jurnalis ini.

Salah satu usaha re-branding yang dia usulkan adalah, menggelar modest fashion week. Pengalamannya sebagai salah satu tim di balik gempita Indonesia Fashion Week, membuatnya berhasil mengadakan modest fashion week pertama di Turki pada 2016 lalu. Dari gelaran ini, beberapa nama desainer modest Indonesia mulai muncul.

"Saya bukan perancang busana, tapi saya ingin modest maju," tutur perempuan kelahiran 1981 ini.

Sukses di Turki, Franka berhasil membawa modest fashion week ke tanah Inggris, tepatnya di London. Publikasi media pun menggeliat, sekali lagi Franka berhasil membawa nama Indonesia ke ranah internasional, terutama karena dia selalu menggelar sharing session/show tiap kali desainer Indonesia tampil.

Tak berhenti di situ, Franca kemudian menjadi co-founder Alahijab.com yang merupakan platform sosial satu-satunya untuk fashion hijab. Dari situ, namanya semakin besar sebagai modest fashion expert dan berhasil melebarkan hubungan baik dengan komunitas busana muslim mulai dari Eropa, Asia hingga Afrika.

"Kalau mau menjadikan Indonesia sebagai pusat modest fashion dunia, satu tahu benar map-nya," katanya.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini