nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masker Wajah 'Nuklir' Kim Jong-un Laris Manis di Korea Selatan, Seperti Apa?

Blenda Azaria, Jurnalis · Senin 17 Desember 2018 15:43 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 17 194 1992388 masker-wajah-nuklir-kim-jong-un-laris-manis-di-korea-selatan-seperti-apa-yRoaVF9Nbw.jpg Masker Wajah Kim Jong un laris di Korsel (Foto: Nextshark)

Perusahaan kosmetik dan fashion asal Korea Selatan bernama 5149 menuai kontroversi setelah meluncurkan masker kecantikan yang dikemas dengan gambar wajah Presiden Korea Utara, Kim Jong-un, yang juga disertai dengan slogan propaganda.

Dilansir dari Nextshark pada Senin (17/12/2018), menurut perusahaan yang memproduksinya, masker “Unification Moisture Nuclear Masks” ini terjual sampai lebih dari 25.000 buah sejak bulan Juni, dengan harga 4,000 won atau sekitar kurang lebih Rp58.500 per buahnya.

Masker ‘nuklir’ ini mengklaim memiliki kandungan air pelembab dari Gunung Paektu, gunung berapi aktif di perbatasan Korea Utara-China tempat Kim Jong-un dan Moon Jae-in, presiden Korea Selatan, berpose di akhir pertemuan tiga hari mereka pada September lalu.

Dalam mitologi Korea, gunung berapi yang dianggap suci ini dikatakan sebagai tempat lahir Dangun, pendiri dinasti Korea pertama lebih dari 4.000 tahun yang lalu.

masker kim jong un

Masker ini hadir dalam dua varian; versi wajah datar dan wajah senyum dari orang nomor satu di Korea Utara, Kim Jong-un yang dibuat seakan-akan Kim sedang menggunakan masker ini.

Produk ini juga mengandung slogan seperti “Kelembaban utnuk semua wanita baik di Utara mau pun di Selatan!” dan “Air musim semi dari Gunung Paekdu membuat kulit menjadi kuat!”.

Produk booming ini membuat banyak orang terkejut mengingat bahwa berbicara baik tentang pemerintah Korea Utara merupakan hal ilegal di bawah hukum Korea Selatan sejak 1948.

Meski jarang ditegakkan, tertulis jelas bahwa dilarang “memuji, menghasut, atau menyebarkan kegiatan organisasi anti-pemerintah.”

Walau laku keras, masker ini membuat banyak pihak gempar dan akhirnya beberapa toko menariknya dari peredaran.

CEO perusahaan produksi 5149, Kwak Hyeon-ju mengatakan bahwa dia ingin merayakan kesempatan sekali seumur hidup antar kedua Korea yang terjadi tahun ini.

"Saya tidak tahu apa arti Kim Jong-un di Korea Utara atau apa yang diwakilinya secara politik, tetapi seluruh negara Korea Selatan merasa senang," kata Kwak pada The New York Times. "Aku ingin menepuk bahu Kim Jong-un karena sudah datang,” ujarnya lagi.

Dengan banyaknya toko-toko yang menghentikan penjualan masker ini, masih belum jelas apakah perusahaan 5149 akan terus memproduksi masker kontroversial ini. Tapi, masih banyak netizen yang membagikan foto mereka saat memakai masker ini di sosial media.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini