nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Usia 21 Tahun Sudah Menjanda, Ummi: Suamiku Menggugat Cerai di Hari Ulang Tahunku

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 17 Desember 2018 19:39 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 17 196 1992495 usia-21-tahun-sudah-menjanda-ummi-suamiku-menggugat-cerai-di-hari-ulang-tahunku-2Zy6Lio8FN.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MEMILIKI keluarga harmonis memang menjadi mimpi hampir semua orang. Sayangnya, tidak semua bisa mendapatkan "happily ever after" layaknya di cerita dongeng.

Banyak yang harus pasrah mimpinya kandas di tengah jalan karena berbagai macam alasan. Begitu juga yang dialami perempuan berusia 25 tahun, Ummi, bukan nama asli. Di usianya yang terbilang muda, dia sudah pernah mengalami pisah ranjang. Ketuk palu itu dia dengar di usia 21 tahun. Miris? Tidak untuknya.

Ya, kehidupan terus berjalan. Mimpi menjadi perempuan yang bisa bangkit dan berguna untuk orang lain dia amini tanpa "babibubebo". Semuanya dia terima dengan ikhlas, sekali pun rasa kesal masih ada ruang di hati.

"Alasan mantan suami saya menceraikan saya yang bikin perasaan itu masih membekas. Tapi, saya coba ikhlas dan terus menjalani kehidupan sampai sekarang," cerita Ummi pada Okezone.

Baca Juga: Selebgram Ini Berpose di Antara Ribuan Sampah di Pantai Bali, Fotonya Menyedihkan!

Ummi dengan santai menjelaskan bagaimana semua ini terjadi. Tarikan napas panjang terdengar dari sambungan telepon pukul 6.52 sore. Selepas maghrib.

Ya, kisah massa lalu itu dimulai di usia Ummi ke-18 tahun. Saat itu, singkat cerita, dia mengaku sangat mengagumi sosok pria dengan pekerjaan asisten dosen tersebut. Sifat kedewasaan dan kemapanan secara finansial yang kemudian membuat Ummi yakin dipinangnya.

Perempuan "belum matang" itu benar menikah. Proses pacaran dilalui Ummi hanya dalam waktu 3 bulan dan tak lama setelah itu pernikahan pun dihelat. Kebahagiaan dan doa terbaik diberikan untuknya dan sang mantan. Tak ada pikiran tentunya untuk menyudahi hubungan. Semua indah.

Baca Juga: Momen Pembagian Rapor di Sekolah, Begini Curhatan Anak SD yang Bikin Prihatin Plus Ngakak!

Sampai pada suatu waktu, setelah mereka bersenggama, sang mantan berucap, "Aku sudah tidak ada lagi rasa denganmu" dan seketika hati Ummi hancur. Bagaimana petir datang menghujam tubuhnya. Pegangan hidup yang dia percayai tak lama lagi akan pisah dengannya.

"Dia minta saya kembali ke rumah orangtua. Tapi, saya memilih untuk menyewa kontrakan dekat dengan kediaman mantan. Niat awalnya supaya saya bisa interospeksi diri dan tidak ada perceraian di antara kita," papar Ummi.

Tapi, faktanya tidak. Ummi menjanda.

Bicara mengenai alasan cerai, Ummi menjelaskan bahwa ada beberapa alasan. Semua itu dia dengar di meja hijau, saat sang mantan suami yang menggugat cerai itu didudukkan dengannya dalam satu ruang bersama. "Dia bilang saya tidak bersyukur dengan apa yang sudah diberikan selama ini," ungkap Ummi.

Setelah tahu itu salah satu alasannya, dia mengaku kaget bukan main. Pasalnya, menurut pengakuan Ummi, dia yang malah menemani mantan suaminya itu dari nol sampai akhirnya bisa lulus S2, menjadi dosen tetap, dan melanjutkan pendidikan S3-nya. "Enggak masuk akal!" tegas Ummi.

Tapi, bagaimana pun dia mengaku siap dengan segala risiko yang bakal terjadi. Dia siap menyandang status janda di usianya yang baru saja menginjak 21 tahun. Perlu Anda ketahui, Ummi mendapatkan surat keputusan cerai tepat di hari ulang tahunnya. Terbayang bagaimana teririsnya hati Ummi?

Selain karena tidak bersyukur, sambung Ummi, dia juga dianggap belum bisa menjadi pribadi istri yang baik. Semisal belum bisa bersikap dewasa dan menyikapi permasalahan dengan baik dan benar.

Alasan ini coba diterima Ummi. Sebab, dia pun mengakui bahwa psikologis dia saat awal-awal pernikahan sangat tidak stabil. Dia mengakui bahwa kesabaran adalah hal yang sulit untuk dilakukan. Bahkan, kalimat "Aku minta cerai" pun sudah sangat sering dia lontarkan jika pertikaian terjadi.

Hal ini juga yang kemudian disesali Ummi. Terlebih saat dia sudah hijrah dan sedikit tahu tentang masalah rumah tangga di mata Islam. "Istri yang berani meminta cerai itu tidak akan mencium aroma surga dan saya menyesali hal itu," katanya.

Di sisi lain, keharmonisan Ummi dan ibu mertua juga sangat minim persentasenya. Malah bisa dikata jauh dari kata harmonis. Dia tahu bahwa orangtua mantan suaminya itu mau menerimanya karena alasan Ummi bisa masak. Ya, sekali pun setengah hati. Selebihnya hanya ada kesal dan kesal.

"Dari awal mertua mantan suami aku terlihat sudah tidak menyukai aku. Alasannya karena usia kita terpaut hampir 10 tahun. Tapi, ya, akhirnya ibu mertua menerima aku walau setengah hati," ujar Ummi.

"Aku tahu aku masih suka bangun siang dan masih belum bisa memberikan perhatian yang sama untuk ibu mantan suami. Aku saat itu hanya sadar bahwa orang yang aku sayangi adalah suami aku. Kalau bisa bahkan aku tidak ingin dipisahkan dengan dia apa pun alasannya. Tapi ternyata itu pun keliru," papar Ummi.

Meski demikian, dia mengaku tidak mau pisah. Berkali-kali proses mediasi pun dilakukan. Terhitung hingga 11 kali proses mediasi, tapi tidak membuahkan hasilnya.

"Pada mediasi ke-12 aku menyerah. Aku tidak bisa lagi menjaga keutuhan rumah tangga aku dengan mantan suami aku. Aku tidak lagi diharapkan di kehidupannya, jadi buat apa aku mempertahankannya?" cerita Ummi.

Satu fakta yang mungkin tidak akan pernah dilupakan Ummi adalah adanya orang ketiga dalam hubungan rumah tangganya. Ya, sebelum palu diketuk, ternyata mantan suaminya sudah mengincar perempuan lain. Muridnya sendiri. Kisah mereka berjalan diam-diam tapi Ummi berpendapat ibu mantan suaminya tahu.

Kabar ini dia dapati dari penyelidikan kakak kandungnya dan juga pengakuan pembantu rumah tangga di rumah mantan suaminya. Sebelum mengiyakan fakta ini, Ummi sangat keukeuh kalau semua itu tidak benar.

"Keputusan cerai itu benar bahwa ibunya yang minta dan karena kesalahan saya juga. Tapi, jika tahu kalau ternyata benar ada orang ketiga, sakit rasanya hati ini. Tapi, itu masa lalu dan saya sudah menyimpannya dalam memori," tambahnya.

Image result for cerai shutterstock, okezone

Bagaimana pun, terang Ummi, menyayangi orangtua suami itu adalah hal yang harus dilakukan. Apalagi Ummi dan sang mantan suami tinggal satu rumah karena permintaan ibu mertua. Jadi, seharusnya bisa juga memberikan rasa cinta kasih itu ke orang tua mantan suami.

Perjalanan rumah tangga yang singkat tapi penuh drama kehidupan. Ummi sadar bahwa apa yang sudah dia pilih adalah keputusannya dan dia menjalaninya. Lika liku kehidupan rumah tangga di usia muda juga yang membuat dia dewasa sekarang. Terlebih dalam hal bersikap pada suaminya yang sekarang.

"Alhamdulillah, aku sekarang sudah menikah lagi. Pengalaman yang pernah aku alami, suamiku sekarang tahu dan untuk aku pribadi, jadi pelajaran berharga. Aku sebisa mungkin memperbaiki apa yang bisa aku perbaiki. Intinya, aku ingin jadi istri yang solehah untuk suami aku sekarang," cerita Ummi bahagia.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini