nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Cara Bantu Anak Tetap Percaya Diri Jika Di-bully Mengenai Berat Badannya

Pisca Azalea, Jurnalis · Senin 17 Desember 2018 21:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 17 196 1992570 5-cara-bantu-anak-tetap-percaya-diri-jika-di-bully-mengenai-berat-badannya-eoD6kJrab6.jpg Ilustrasi (Foto: Huffpost)

BELUM lama ini, artis cantik Ussy Sulistiawaty geram terhadap perilaku dan tingkah warganet yang berkomentar negatif terhadap putrinya. Ibu mana yang tidak geram jika anaknya dibully apalagi jika sudah menyangkut berat badan, tentunya hal itu akan membuat si anak menjadi tidak percaya diri.

Sayangnya penindasan terkait berat badan atau juga dikenal sebagai diskriminasi berat badan merupakan fenomena yang terlalu umum. Pada tahun 2017, American Academy of Pediatrics (AAP) dan Masyarakat Obesitas mengeluarkan pernyataan kebijakan mengenai stigma yang dialami anak-anak dan remaja yang memiliki kelebihan berat badan, karena hal itu dapat mempengaruhi kesejahteraan sosial, psikologis, dan fisik mereka.

Menurut pernyataan AAP, stigma mengenai berat badan pada anak-anak dapat menyebabkan godaan atau isolasi sosial, yang dapat merusak kualitas hidup mereka. Penelitian juga menunjukkan bahwa orang-orang muda seperti anak-anak atau remaja yang diganggu dan dibully mengenai berat badan, mereka lebih rentan terhadap depresi, harga diri rendah, dan citra tubuh yang buruk.

 (Baca Juga:4 Lokasi Syuting 'Aquaman' yang Indah, Bisa Dimasukkan ke Bucket List Tahun Depan)

Memang ketika anak kita dibully atau diganggu karena berat badannya, itu hal yang memilukan untuk anaknya sendiri dan untuk kita sebagai orang tuanya. Tentunya sebagai orang tua kita ingin melakukan sesuatu hal yang dapat membantu si anak agar tidak down dengan pembullyan seperti itu. Dilansir dari First For Woman, Senin (17/12/2018), berikut cara untuk membantu anak tetap percaya diri jika mengalami pembullyan.

 

Buatlah anak merasa aman

Hal utama yang dapat Anda lakukan untuk membantu anak Anda dalam situasi ini adalah membantu dia merasa aman dan terjamin. Dengan membangun harga dirinya serta tegaskan pesan bahwa kekuatan dan kualitas luar biasa anak Anda tidak ada hubungannya dengan berat badan atau penampilan.

Coba kenali banyak penyebab kelebihan berat badan pada anak

Coba pelajari dan kenali penyebabnya, hal ini bisa termasuk faktor genetik, lingkungan, dan sosial ekonomi. Dengan begini Anda bisa mencari solusinya dan bisa menjelaskan kepada anak Anda secara perlahan.

 (Baca Juga:Ramalan Zodiak Pekan Ini, Gemini Sibuk Mikirin Mantan)

Gunakan bahasa netral, non-stigmatisasi

Ketika berbicara kepada anak-anak tentang berat badan mereka, cobalah menggunakan bahasa yang netral yang tidak mengintimidasi. Bahasa yang mengintimidasi yakni seperti menggunakan kata "gemuk" atau "obesitas".

Fokus pada kesehatan daripada ukuran

Ketika anak mengalami situasi seperti ini, mungkin sebagai orang tua kita akan menekankan kebutuhan anak untuk menurunkan berat badannya. Namun hal ini mungkin tidak tepat dan dapat menyebabkan stigma berat pada anak. Sebaliknya, fokuslah untuk membuat pilihan makanan dan kegiatan yang akan membantu anak-anak memiliki energi dan sehat.

Biarkan anak tahu bahwa mereka lebih berharga daripada berat badan mereka

Jika anak-anak dibully karena berat badan, mereka mungkin percaya bahwa apa yang mereka lihat lebih penting daripada mereka. Oleh karena itu, pujilah mereka karena sifat-sifat baik yang mereka punya, seperti kepribadian, kecerdasan, bakat, atau bantuan mereka. Dukung mereka agar merasa percaya diri dan dapat membuat perubahan gaya hidup yang positif.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini