nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rambut Rontok dan Kepala Mudah Berkeringat? Hati-Hati Tubuh Kekurangan Vitamin D

Hanizha Fatma, Jurnalis · Senin 17 Desember 2018 11:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 17 481 1992222 rambut-rontok-dan-kepala-mudah-berkeringat-hati-hati-tubuh-kekurangan-vitamin-d-rVZex3QELL.jpg Ilustrasi. (Foto: DIY Health Remedy)

VITAMIN D merupakan vitamin yang larut dalam lemak, dan sangat mempengaruhi sistem tubuh kita dari pasokan kalsium ke tulang. Dengan demikian, maka dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Oleh karena itu, ketika ada yang salah dan mengalami kekurangan vitamin D, sistem tubuh kita akan rusak. Dilansir dari Bright Side, berikut tanda-tanda paling umum dari kekurangan vitamin D.

Jika kamu memiliki salah satu tanda kekurangan vitamin D, berkonsultasilah ke dokter yang dapat mengevaluasi kadar vitamin ini pada tubuhmu dan meresepkan dosis yang dibutuhkan.

Baca Juga: Selebgram Ini Berpose di Antara Ribuan Sampah di Pantai Bali, Fotonya Menyedihkan!

 

1. Kepala Berkeringat

Ada berbagai gejala yang dapat mengindikasikan tingkat vitamin D yang ada pada tubuhmu rendah, salah satu tanda awalnya yaitu keringat berlebih di bagian kepala, dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya. Jika mengalaminya, mungkin kamu kekurangan vitamin D dalam tubuh. Berkonsultasilah dengan dokter.

2. Tulang Sakit

Kekurangan vitamin D dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk memasok kalsium pada jaringan tulang yang dapat menyebabkan lemahnya tulang atau osteomalacia. Hal ini dapat dikaitkan dengan berbagai nyeri sendi, ligamen, otot, saraf dan tendon, serta tulang belakang.

Disarankan untuk memastikan asupan harian vitamin D yang diperlukan untuk menghindari berbagai nyeri, patah tulang dan penyakit terkait seperti osteoporosis.

3. Nyeri Otot

Vitamin D tidak hanya mempengaruhi tulang, tetapi juga otot kita. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan nyeri otot yang parah, kelemahan, dan berkurangnya massa otot.

Kadar vitamin D yang rendah juga dapat menyebabkan sakit kronis pada tubuh yang merupakan salah satu gejala dari Fibromyalgia atau gangguan yang mempengaruhi otak dalam memproses sinyal rasa sakit.

Baca Juga: Hadiri Ulang Tahun Anak Krisdayanti, Kahiyang Ayu Berbusana Army Cantik Banget

4. Sistem kekebalan yang lemah

Vitamin D memainkan peran besar dalam mendukung sistem kekebalan tubuh kita. Tanpa disadari, dokter mulai menggunakan vitamin ini untuk mengobati infeksi sejak dulu sebelum antibiotik ditemukan.

Pasien tuberkulosis misalnya, dikirim ke sanatorium di mana mereka dapat terkena sinar matahari. Jadi, jika kamu menderita infeksi kadar vitamin D yang ada di tubuh kamu rendah menjadi alasannya.

5. Lelah dan Lemah

Kita cenderung menanggap lelah adalah tanda dari terlalu banyak aktifitas atau kurang tidur. Ternyata, kekurangan vitamin D bisa menjadi salah satu penyebab kita sering merasa lelah atau lemah.

Sebuah penelitian membuktikan bahwa suplemen vitamin D yang diberikan ke pasien yang mengalami kelelahan menunjukan peningkatan yang signifikan setelah kadar vitamin D kembali normal.

6. Luka yang Lama Sembuh

Sebuah penelitian telah menunjukan bahwa suplemen vitamin D yang dikonsumsi selama 12 minggu pada penderita diabetes yang mengalami luka kaki membuat pengurangan luka yang signifikan.

Para ilmuan percaya bahwa vitamin D memiliki efek positif untuk menstabilkan kadar glukosa darah dan kolesterol pada penderita diabetes tersebut. Jika lukamu sembuh perlahan (terutama bagi kamu yang menderita diabetes), perhatikan kadar vitamin ini dalam tubuhmu.

7. Rambut Rontok

Ada banyak faktor yang dapat memicu kerontokan rambut. Kekurangan vitamin D menjadi salah satunya. Hal ini dapat menyebabkan proses siklus rambut terganggu sehingga rambut menjadi tipis ataupun rontok.

Vitamin D memainkan peran integral dalam proses pertumbuhan rambut dan dapat digunakan sebagai suplemen yang ditujukan untuk perawatan rambut rontok.

8. Kecemasan dan Depresi

Vitamin D mempengaruhi banyak bagian tubuh kita, termasuk otak. Setelah vitamin dikonsumsi dari makanan atau disentesis di kulit, ia akan mengantarkan sinyal atau rangsangan antar sel saraf dengan sel lainnya yang mempengaruhi otak.

Menurut para ilmuan, kekurangan vitamin D dapat menyebabkan kecemasan, depresi, dan bahkan dapat dikaitkan dengan penyakit mental seperti gangguan proses berpikir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini