Mengapa K9 Tak Gunakan Anjing Pitbull Sebagai Pelacak? Ini Alasannya!

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 18 Desember 2018 08:02 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 18 196 1992695 mengapa-k9-tak-gunakan-anjing-pit-bull-sebagai-pelacak-ini-alasannya-QXXvtAc79i.jpg Anjing galak dan terlatih (Foto: Imgur)

ANJING pitbull merupakan salah satu rasa anjing yang paling terkenal di dunia. Wajahnya yang sangar serta tubuhnya yang kekar membuat anjing ini semakin menakutkan. Namun, dengan segala macam kelebihan yang dimilikinya, kepolisian jarang atau bahkan tidak menggunakan anjing jenis ini untuk keperluan dinas mereka.

Tentunya ini menjadi salah satu tanda tanya besar, pasalnya pitbull merupakan salah satu anjing ras besar yang kuat dan perkasa. Namun, tak bisa dipungkiri kepolisian biasanya menggunakan anjing berjenis belgian malinois atau german shepherds atau biasa disebuh anjing gembala jerman (AGJ) untuk program K9.

Baca juga: Baca juga: Viral Pria Muntilan Nikahi Bule Cantik Asal Rusia, Langsung Banjir Ucapan Selamat!

Tentunya ada beberapa alasan mengapa anjing ini lebih dipilih sebagai partner kepolisian untuk K9. Kedua anjing ini dinilai memiliki keahlian, mereka mampu untuk melacak sesuatu seperti mengendus obat-obatan terlarang, mengendus penjahat dan lainnya.

Secara dasar dua jenis anjing trah besar ini memiliki kecerdasan di luar rata-rata. Mereka tidak hanya lebih mudah untuk dilatih untuk masalah-masalah kompleks dan mereka cenderung curiga terhadap orang lain yang tidak ada dalam lingkaran mereka.

Tentunya kelebihan inilah yang menjadi aset kepolisian dalam menangkap setiap penjahat. Dua jenis anjing ini juga bisa mengendalikan mangsa mereka dengan baik. Seperti namanya, mereka memang bertugas untuk menggembala di alam. Mereka sangat termotivasi oleh pekerjaan.

Hal inilah yang tidak terdapat pada pitbull. Pitbull pada dasarnya merujuk pada breed spesifik, namun karena mereka terdiri dari campuran beberapa breed bully lainnya, maka akan sulit untuk menjaga sifat mereka agar tetap lurus.

Pitbull bukanlah sebuah anjing berukuran raksasa, mereka umumnya memiliki bobot 30-55 pounds dengan tubuh berotot namun ramping. Mereka juga memiliki dada yang busung dan masuk ke dalam kategori anjing dengan tubuh atletis.

Baca juga: 10 Negara dengan Populasi Wanita Cantik Terbanyak di Dunia

Sebagaimana dilansir Imgur, Selasa (17/12/2018), pitbull memang tidak digunakan dalam keperluan K9 karena berbagai alasan. Pitbull adalah anjing yang sangat sosial. Pada dasarnya seekor anjing yang secara alami sangat senang melihat setiap manusia bukanlah ras yang baik untuk menggigit.

Pitbull memiliki target untuk melawan musuh berukuran besar. Awalnya mereka dibesarkan untuk melawan sapi jantan yang kemudian beralih fungsi menjadi anjing petarung dan berevolusi menjadi anjing pemburu babi hutan.

Karakter alami ini merupakan ciri khas pitbull dan anjing berjenis terrier lainnya. Seekor anjing dengan mangsa yang lebih besar akan berekasi terhadap gerakan daripada menganalisis atau merencanakan strategi. Selain itu pitbull memiliki bulu yang tipis, dan ini sangat tidak cocok untuk wilayah bersuhu dingin.

Anjing dengan bulu yang agak lebat jauh lebih baik karena bisa membantu sirkulasi udara di sekitar tubuh mereka. Kepolisian memang kerap menggunakan anjing pitbull, namun mereka tidak dilatih untuk tugas pelacakan.

Tentunya polisi akan menghabiskan lebih banyak uang untuk membelanjakan jenis anjing yang lebih cocok dalam spesifikasi perkerjaannya. Di satu sisi belgian malinois dan german shepherds atau biasa dikenal (helder) inilah yang paling cocok untuk perkejaan K9.

Beberapa polisi menggunakan pitbull karena harganya yang murah. Sebagian owner yang membesarkan mereka merasa tak sanggup dengan karakter pitbull yang tempramen, sehingga mereka dapat dengan mudah dihibahkan ke tempat penampungan.

Namun, saat ini ada jenis anjing trah baru yang berfungsi sebagai pelindung pribadi manusia dan juga dapat digunakan untuk pekerjaan polisi. Anjing ini memiliki garis keturunan pit yang dirancang khusus untuk perlindungan pribadi.

Trah ini disebut Canis Panther. Nama ini sengaja dipilih karena anjing ini dirancang sedemikian rupa agar menakutkan. Tidak ada anjing yang agresfis terhadap manusia, tetapi kecenderungan genetic membuat mereka menjadi waspada terhadap orang asing.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini