nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Pertolongan Pertama untuk Mencegah Orang Bunuh Diri

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 19 Desember 2018 21:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 19 196 1993612 3-pertolongan-pertama-untuk-mencegah-orang-bunuh-diri-n3IiVx1d3B.jpg Pertolongan pertama yang bisa dilakukan untuk cegah bunuh diri (Foto: Ist)

NETIZEN Indonesia tengah dihebohkan sebuah video viral yang menampilkan aksi heroik seorang driver ojol (ojek online) saat berusaha menyelamatkan seorang perempuan yang diduga hendak bunuh diri.

Dalam video yang diunggah oleh akun Facebook Yuni Rusmini, Rabu (19/12/2018), terlihat jelas seorang driver ojol mengenakan jaket hijau sedang berusaha menarik tubuh perempuan yang hendak terjun dari atas jembata jembatan. Beberapa rekannya pun tampak membantu pria untuk menyelematkan wanita yang belum diketahui identitasnya itu.

Dari kejadian ini, sebetulnya ada sebuah pertanyaan besar yang masih merundung pikiran masyarakat Indonesia. Seperti apakah cara yang tepat untuk memberikan pertolongan pertama bagi orang yang hendak melakukan percobaan bunuh diri?

Nah, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Okezone telah merangkum 3 cara yang bisa Anda lakukan ketika bertemu dengan seseorang yang ingin mengakhiri hidupnya sendiri. Sebagaimana dilansir dari WikiHow.

Segera hubungi layanan darurat jika salah satu orang terdekat Anda mengaku ingin bunuh diri

Ingat, Anda membutuhkan orang-orang yang dapat secepatnya memberikan respons dan bantuan darurat. Jika dia melarang Anda untuk menghubungi siapa pun, berusahalah meminta bantuan orang lain untuk melakukannya. Jika teman Anda sedang berdiri di tepi jembatan dan akan segera melompat, memegang senjata, atau mengancam akan mengakhiri hidupnya, segeralah menghubungi polisi. Jangan pernah mencoba untuk mengatasi segalanya sendirian karena Anda tidak akan mampu.

Tanyakan secara langsung apakah dia berpikir untuk bunuh diri

Tidak perlu khawatir, Anda tidak sedang menanamkan pikiran tersebut ke benaknya. Belakangan ini, tindakan bunuh diri bukan lagi merupakan sesuatu yang asing dan kerap diberitakan oleh media. Dengan kata lain, sekadar menyinggungnya tidak akan memicu keinginan teman Anda untuk mengakhiri hidupnya. Pastikan Anda mengajukan pertanyaan dengan jelas, lugas, dan terbuka

Tanyakan apakah dia sudah memiliki rencana bunuh diri yang spesifik. Apakah pemikiran tersebut baru saja muncul atau sudah lama direncanakannya? Jika dia sudah merencanakannya sejak lama, pastikan Anda tidak meninggalkannya sendirian untuk alasan apa pun.

 BACA JUGA:

 Konsumsi Telur Ayam Kampung dan Madu Dapat Mempercepat Kehamilan, Mitos atau Fakta?

Dengarkan keluh kesahnya

Hal terpenting yang bisa Anda lakukan untuk mencegah seseorang bunuh diri adalah mendengarkannya baik-baik. Ingat, Anda tidak memiliki kemampuan atau pengetahuan untuk “memulihkan” seseorang yang ingin bunuh diri. Oleh karena itu, jangan coba-coba melakukannya.

Sebagai gantinya, sediakan telinga Anda untuk mendengarkan keluhannya, keinginannya untuk bunuh diri, dan masalah-masalah lain yang membebaninya. Setelah itu, ajukan pertanyaan yang sederhana dan penuh empati seperti, “Ada apa?" "Kenapa kamu berpikir begitu?" "Sudah berapa lama kamu ingin bunuh diri?" "Coba ceritakan hal-hal yang kamu pikirkan.".

Jangan berdebat dengannya atau mencoba meyakinkannya untuk tidak bunuh diri. Tugas Anda hanyalah untuk mendengarkannya dan mengesahkan keluh kesahnya. Jangan pernah berkata, "Hidupmu yang sangat berwarna ini tidak layak untuk diakhiri." Ingat, seseorang yang ingin bunuh diri telah memutuskan bahwa hidupnya “layak” diakhiri. Dengan berkata demikian, sesungguhnya Anda semakin memperkuat keinginannya.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini