nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dwi Andhika Ketahuan Simpan Pelumas Seks, Ini Bahayanya kalau Keseringan Dipakai

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 19 Desember 2018 20:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 19 485 1993546 dwi-andhika-ketahuan-simpan-pelumas-seks-ini-bahayanya-kalau-keseringan-dipakai-cMKiyrjnud.jpg Bahaya terlalu sering pakai pelumas saat bercinta (Foto:Ilustrasi)
 

PRESENTER Dwi Andhika ketahuan simpan kondom dan pelumas di tasnya. Kabar itu dibeberkan langsung oleh sahabatnya, Vanessa Angel, yang langsung viral.

Sebenarnya apa sih kegunaan pelumas tersebut yang dipakai saat berhubungan seks? Di samping sebagai pelicin alat kelamin, secara tidak langsung pelumas dapat membangkitkan gairah.

Baik pada wanita dan pria, saat menggunakan pelumas dapat meningkatkan kepekaan kulit untuk sentuhan erotis. Tak sedikit seksolog mendorong pasangan dari segala usia untuk menggunakan pelumas tersebut setiap waktu.

Mayoritas pasangan sudah mencobanya. Banyak wanita yang mengaku saat menggunakan pelumas, dapat membuat hubungan seksual lebih nyaman dan menyenangkan.

Namun yang penting diingat, saat terlalu sering mengoleskan pelumas pada alat kelamin timbul risiko efek samping yang bisa berbahaya. Orang yang sering menggunakan pelumas rentan mengalami kerusakan sel kulit kelamin, juga meningkatkan risiko infeksi menular seksual (IMS).

Pelumas memang populer di berbagai kalangan, identik berbahan jelly atau air. Kandungan penyertanya adalah glycerin dan propylene glycol yang memperlambat penguapan air dan membuat produk lebih licin daripada air liur.

(Baca Juga: Deretan Cuitan Netizen tentang Pernikahan Pria Muntilan dan Wanita Inggris yang Dianggap Luar Biasa, Julidan yang Mana?)

(Baca Juga: Potret Seksi Polly Alexandria dalam Balutan One Piece Swim)

Seksolog Michael Castleman MA menjelaskan, seseorang yang terlalu kebanyakan memakai pelumas sek bisa membuat sel-sel kehilangan air secara normal. Akibatnya, kerusakan sel dapat terjadi dan nantinya memicu risiko IMS.

Peneliti University of Pittsburgh menemukan bahwa penggunaan pelumas juga dapat membunuh beberapa mikroorganisme dalam Miss V. Hal ini pastinya bakal merusak mikroorganisme jahat yang dapat mengganggu pH.

Ada lagi Peneliti Johns Hopkins mereplikasi penelitian di Portugis yang menggunakan sel rektal. Tak cuma sebabkan kerusakan sel, malahan peneliti menyimpulkan bahwa menggunakan pelumas berlebihan dapat meningkatkan risiko penularan HIV.

Karenanya, menggunakan pelumas sembarangan atau tidak sesuai anjuran dokter tidak disarankan. Bisa-bisa Anda malah kena efek sampingnya yang bakal merugikan diri sendiri.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini