nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nila Tanzil Bakar Semangat Berbagi Generasi Milenial

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 20 Desember 2018 17:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 20 196 1993990 nila-tanzil-bakar-semangat-berbagi-generasi-milenial-gjYDSknw3o.jpg Bakitkan semangat berbagi para generasi milenial (Foto:News)

SAAT ini sikap toleransi dan kebiasaan saling berbagi bisa dikatakan mulai minim dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Khususnya bagi para masyarakat yang tinggal di kota-kota besar. Mereka akan sibuk sendiri dengan berbagai macam aktivitas dan gaya hidupnya.

Tentunya kebiasaan ini akan membuat kehidupan masyarakat semakin renggang antara satu sama lainnya. Keegoisan diri sendiri menjadi jurang pemisah bagi masyarakat untuk bersosialisasi dengan orang-orang yang berada di sekitarnya.

Melihat hal ini, seorang wanita bernama Nila Tanzil merasa kesadaran masyarakat Indonesia perlu diperbaiki. Yaitu dengan cara menanamkan budaya saling berbagi kepada sesama manusia. Alhasil ia mencari jalan yang tepat untuk merealisasikan impiannya tersebut.

 Seksinya Penampilan Polly Alexandria, Bule Inggris yang Dinikahi Pria Muntilan

Ya, cara yang ia lakukan adalah menggabungkan antara hobinya dengan tujuan yang ia rencanakan. Nila yang gemar bersolo travelling berinisiatif untuk membuat sebuah buku yang berisi tentang bagaimana cara dirinya bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.

Dari situ ia pun banyak belajar tentang kebiasaan berbagi suatu masyarakat dalam berbagai kondisi. Nila pun mengatakan bahwa dirinya memang sangat senang bersolo travelling mengelilingi desa maupun pedalaman yang ada di Indonesia.

 

“Solo travelling adalah hobi saya. Saya bisa semaunya berada di suatu desa sampai kapanpun dan bebas berinteraksi dengan siapapun. Yang tak terlupakan adalah interaksi dengan masyarakat setempat. Nilai-nilai adat, dan budaya apa yang dimiliki oleh masyarakat di suatu tempat,” tutur Nila, saat ditemui Okezone di Gramedia Matraman, Rabu (19/12/2018).

Nila pun mengaku sempat kesulitan dalam mengatur waktu untuk membuat buku yang memiliki pesan kehidupan tersebut. Butuh satu tahun lamanya, untuk membuat sebuah buku berjudul “The Art of Giving Back”. Pasalnya, ia harus meluangkan waktu antara traveling dengan menulis buku.

 Gaya Nyentrik Habib Bahar dengan Penutup Kepala Stylish

Meskipun sulit, namun ia tetap tidak patah semangat dan melanjutkan karyanya hingga selesai. Ia mengaku buku tersebut sangat berguna bagi generasi muda, untuk menanamkan sikap saling berbagi dengn sesama.

“Kebiasaan berbagi ini harus ditanamkan kepada generasi muda sejak dini. Buku ini bisa menjadi pengingat bagi generasi milenial yang bersikap individual saat ini. Setidaknya berbagi dengan sesama dan berbuat sesuatu untuk orang di sekitarnya,” tuntasnya.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini