Share

Awas, Kulit Alpukat Bisa Sebarkan Bakteri!

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 21 Desember 2018 01:12 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 20 481 1994074 awas-kulit-alpukat-bisa-sebarkan-bakteri-QrBtRiDTST.jpg Kulit alpukat bisa sebarkan bakteri (Foto:Ist)

RAJIN mengonsumsi buah adalah salah satu cara menjaga kesehatan karena memberikan banyak manfaat. Contohnya manfaat dari alpukat. Buah yang berwarna hijau kekuningan itu kaya akan lemak baik sehingga dapat membantu menurunkan kolesterol dan mencegah penyakit jantung.

Alpukat juga dianggap sebagai buah serba guna. Sebab bisa digunakan sebagai isian roti, dimakan langsung, atau dibuat minuman. Akan tetapi, meskipun memiliki sederet manfaat dan dapat dicampurkan dengan berbagai makanan lain, Anda tetap harus berhati-hati karena alpukat berpotensi menimbulkan penyakit.

Dari luar, kulit buah ini memang tampak keras sehingga dianggap mampu melindungi daging buah. Tapi tahukah Anda bila sebenarnya kulit alpukat dapat menjadi sarang bakteri berbahaya seperti listeria dan salmonella? Hal ini terungkap dalam laporan terbaru Food and Drug Administration di Amerika Serikat. Badan pengawas makanan dan obat itu menyarankan agar alpukat selalu dicuci sebelum dimakan.

 

Menurut laporan, berdasarkan sampel dari 1.615 buah alpukat segar yang dikumpulkan, diuji, dan dianalisis oleh FDA mulai tahun 2014, ditemukan bakteri Salmonella dan Listeria monocytogenes. Dari sampel buah-buahan, FDA menemukan 17% kulit alpukat dinyatakan positif untuk listeria, tetapi jumlahnya jauh lebih kecil ketika menguji daging alpukat, hanya 3 dari 1.254 sampel yang diuji terbukti positif mengandung bakteri listeria. Begitu juga saat menguji salmonella, jumlah daging alpukat yang tercemar bakteri di bawah 1%.

 

Meskipun jumlah kontaminasi daging buah jauh lebih rendah dibandingkan kulit, FDA tetap merekomendasikan masyarakat mencuci buah secara menyeluruh. Sebab ada risiko daging buah tercemar bakteri saat proses pemotongan. Di blog FDA, FoodSafety.org menyarankan sebelum mencuci buah masyarakat lebih dulu mencuci tangannya selama 20 detik, begitu juga setelah mencucinya. Diharapkan mencuci buah di bawah air mengalir.

Saran lain terhadap pencucian alpukat adalah menggunakan sikat untuk menggosok. Langkah ini dilakukan agar memastikan bakteri di alpukat hilang. Setelah dicuci, keringkan alpukat dengan kain atau handuk kertas untuk mengurangi bakteri yang mungkin ada. Usahakan untuk langsung membuang kulit buah dan memakan alpukat segera setelah dipotong guna membatasi jumlah patogen. Demikian seperti yang dilansir Okezone dari Independent, Jumat (21/12/2018).

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini