nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Miris Perjuangan Ibu Milenial, Keguguran Setelah Kakaknya Meninggal

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 21 Desember 2018 19:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 21 196 1994525 kisah-miris-perjuangan-ibu-milenial-keguguran-setelah-kakaknya-meninggal-hbqpNJQQGw.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MENJELANG Hari Ibu pada 22 Desember, memang banyak orang berlomba menunjukkan kasih sayangnya kepada ibu atau mungkin kekasih hatinya, calon ibu. Memang seorang ibu patut mendapatkan apresiasi lebih, lantaran tugasnya yang cukup menekannya.

Semasa hidup, perjuangan perempuan untuk mendapatkan buah hati terkesan tidak mudah. Sebagian ibu, ada yang dihantui dengan banyak masalah selama hamil sampai merawat anak.

Banyak tantangan dihadapi ibu milenial karena perubahan gaya hidup. Seperti yang dialami ibu muda, RS, kehilangan buah hatinya. Tidak hanya satu orang, dia harus mengalami kejadian tersebut dua kali, meskipun dengan penyebab yang berbeda.

Baca Juga: Seksinya Penampilan Polly Alexandria, Bule Inggris yang Dinikahi Pria Muntilan

Sempat lima kali mengandung, perempuan 35 tahun tersebut saat ini memiliki tiga orang anak. Putri pertamanya kini sudah berusia 9 tahun. Adiknya, Khansa, telah tiada tepat di usia 2 bulan 27 hari karena didiagnosis penyakit ganas oleh sang dokter.

"Kehilangan putri kedua saya itu berat. Meskipun segala jenis pengobatan terbaik sudah kami lakukan semaksimal kami. Malah dia 'pergi' saat para dokter sudah bersiap untuk melakukan operasi. Saya yakin ini adalah jalan Allah SWT," bebernya kepada Okezone lewat pesan singkat, baru-baru ini.

Cobaan yang membuat hatinya teriris belum cukup di situ. Setahun setelah kehilangan putri keduanya, RS hamil lagi. Sayang, di usia kehamilan 12 minggu dokter menyatakan janinnya tidak berkembang.

Saat RS diberi tahu dokter bahwa janinnya tidak tumbuh di usia 12 minggu, rasanya pedih luar biasa. Saat itu, RS menjalani tindakan kuretase di rumah sakit. Usai itu, perempuan kalem ini merasakan kesedihan bertubi-tubi. Hati ibu mana yang tidak teriris saat mengalami hal itu.

"Saya cuma bisa menangis dalam perjalanan pulang dari rumah sakit ke rumah. Tapi keluarga, terutama suami dan orangtua ya yang menguatkan," curhatnya.

Baca Juga: Duh, Baru Menikah Pria Muntilan dan Polly Alexander Harus Hadapi Cobaan

Setelah dua kali kejadian tersebut, RS tidak trauma, dia pun diberikan seorang putri lagi. Saat tahu hamil, perempuan yang bekerja jadi karyawan swasta itu lebih peduli dengan dirinya.

Pelajaran yang dia petik dari kisah pilu sebelumnya adalah saat hamil RS benar-benar menjaga kondisi fisik dan psikis. Dia juga tetap berpikir positif, sekaligus percaya bahwa Allah SWT tidak akan memberi ujian kepada manusia di luar batas kemampuannya.

Dia pun semakin rajin konsultasi ke dokter. Apalagi dia pernah mengalami keguguran di kehamilan ketiganya. Beruntung, RS berhasilkan melahirkan dua putri di tahun yang berbeda. Kini putri keempatnya berusia 4 tahun, sementara si bontot usianya baru satu tahun.

"Saya diminta dokter melakukan beberapa tes. Dari hasilnya, saya mengikuti anjuran beberapa treatment. Alhamdulillah, kehamilan selanjutnya lancar sekali dan anak saya lahir sehat," tuturnya.

Kisah yang dialami RS memang bukan kehendaknya, namun dia harus sabar dan kuat menghadapi cobaan. Apapun perjuangan ibu memang harus dihargai, meski terbilang mulus atau tidak.

Peran ibu di mana saja yang sangat berarti buat siapa saja. Bukan cuma dari anak-anak atau suaminya, orang-orang di lingkungan sekitar sangat membutuhkan sosok ibu yang kuat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini