nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hari Ibu, Mama Yo Ingin Lindungi Perempuan dan Anak dengan Speedboat

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 22 Desember 2018 15:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 22 196 1994762 hari-ibu-mama-yo-ingin-lindungi-perempuan-dan-anak-dengan-speedboat-KyqmkxEgoz.jpg Mama Yo. (Foto: Okezone)

KEMENTERIAN Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) terus berupaya menekan angka kekerasan pada perempuan dan anak. Hal ini demi memberikan rasa aman bagi mereka dalam bernegara.

Perlu Anda ketahui, KPPPA mengeluarkan data terkait kekerasan terhadap anak, di mana sejak Januari hingga Agustus 2018, ada 1.878 korban kekerasan psikis, 2.190 korban kekerasan seksual, ada 2.535 korban kekerasan fisik, dan korban penelantaran anak sebanyak 649.

Sementara itu, dari data tersebut, korban kekerasan terbanyak dialami anak perempuan sebanyak 5.884, dan anak laki-laki 1.369.

Baca Juga: Ibu Tiri Berhati Peri, 5 Selebriti Ini Tetap Kompak Meskipun Bukan Anak Kandungnya

Karena itu, salah satu upaya yang dilakukan KPPPA adalah dengan menyediakan layanan masyarakat berupa mobil perlindungan (molin) dan motor perlindungan (torlin) perempuan dan anak. Usaha ini pun terus berlanjut hingga sekarang dari 2015.

Sebagai upaya keadilan yang merata untuk semua wilayah, di momen Peringatan Hari Ibu ini, KPPPA memberikan molin dan torlin untuk 70 kabupaten/kota.

"Adanya molin dan torlin ini berarti jangkauan pemerintah daerah terhadap korban bisa semakin baik dan itu berarti pelayanan pada anak dan perempuan semakin maksimal," terang Menteri PPPA Yohana Yembise di Bukittinggi.

Bahkan, Menteri Yohana yang biasa disebut dengan Mama Yo juga mengatakan bahwa dirinya berharap nanti di 2019 akan ada speedboat perlindungan anak dan perempuan. Bukan tanpa alasan, adanya speadboat itu akan sangat membantu daerah-daerah kepulauan yang jangkauannya masih sangat sulit.

Baca Juga: Polly Alexandria dan Pria Muntilan Tak Mau Cuma Punya 1 Anak

"Mudah-mudahan di 2019, kita bisa munculkan speadboat untuk provinsi kepulauan di Indonesia," doa Mama Yo.

Ide ini pun sudah dia sampaikan kepada Presiden. Dalam keterangannya juga Menteri Yohana berharap bahwa sebelum masa kepemimpinannya nanti selesai, dia berharap bahwa seluruh daerah di Indonesia sudah memiliki molin, torlin, bahkan speedboatlin.

Dengan demikian, maka ada pelayanan yang maksimal kepada anak dan perempuan dan menuntaskan masalah kekerasan yang masih tinggi di negara ini.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini