nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mie Berulat Kedaluwarsanya Baru Tahun Depan

Santi Andriani, Jurnalis · Senin 24 Desember 2018 14:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 24 298 1995435 mie-berulat-kedaluwarsanya-baru-tahun-depan-4NficNP6Sy.jpg Mie yang berulat masa kedaluwarsa baru tahun depan (Foto:Abdi)

MAKSUD hati ingin menyantap semangkuk mie kopyok yang lezat, Wulan (39), hanya bisa menelan ludah. Mie kering yang awalnya akan diolah akhirnya jadi pakan ayam karena ada ulat-ulat kecil di dalamnya.

Ya, perempuan asal Purwodadi ini menemukan lebih dari lima ulat berwarna putih berukuran kecil diantara mie-mie tersebut. Padahal, kata Wulan, masih tahun depan tepatnya bulan April 2019 masa kedaluwarsa mie. Tanggal seperti tertulis jelas dalam kemasan mie jenis mie telor berwarna merah-kuning itu.

 Ada Ulat di Mie Kering Kemasan, Waspada

"Dan plastik kemasan dalam keadaan tertutup," ujar Wulan kepada Okezone, Senin (24/12/2018).

 

Pun tidak sembarangan toko ia membeli mie tersebut. "Trus beli mienya dari sebuah toko swalayan di Kota Purwodadi," imbuhnya, namun tidak mau menyebut nama toko swalayan itu. Ia menambahkan, mie telor itu baru dibelinya pada Sabtu 22 Desember malam, alias belum genap tiga hari mie mentah tersebut menginap di rumahnya.

Wulan mengaku belum berniat mengadukan keluhannya itu ke pihak toko swalayan, mengingat lokasinya yang jauh dari rumah. Meski demikian ia berharap agar kejadian tersebut tidak terulang pada konsumen lainnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wulan menemukan ulat-ulat kecil saat merebus mie kering yang baru saja dibukanya dan diambil dari plastik kemasan. "Kok bisa keluar ulat datang dari mana ya. Selama bertahun-tahun mengonsumsi mi semacam, baru kali ini menemukan seperti ini," ujar Wulan.

 Gaya Fesyen Stormy Daniels, Wanita Paling Dicari di Pornhub Sepanjang 2018

Ya Wulan rencananya akan memanfaatkan mie kering yang direbus ini untuk membuat makanan khas Kota Semarang, Mie Kopyok. Sayang, baunya pun juga enggak enak. "Apek baunya. Jadi ya nggak saya pakai. Terpaksa buat makan ayam saja," ujarnya.

Menurut Wulan,mungkin kalau baunya enggak apek, mie masih bisa dimakan. Toh ulat-ulat itu juga mati saat direbus dan bisa disingkirkan. Dia pun berpesan agar masyarakat penggemar mie kering lain hati-hati saat membeli bahan makanan populer ini.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini