nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Oseng Enthung Plus Nasi Hangat Maknyus

Gabriel Abdi Susanto, Jurnalis · Senin 24 Desember 2018 17:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 24 298 1995512 oseng-enthung-plus-nasi-hangat-maknyus-7GIVg1deA4.jpeg Oseng enthung khas Purwodadi (Foto:Abdi/Okezone)

SUMARMO (52), guru SD Gabus, Purwodadi, Jawa Tengah, tiba-tiba menyodori makanan yang tampak aneh dan jarang sekali ditemui. "Ini enthung (kepompong/ulat)," ujar pria bertubuh gempa ini sembari melahap makanan yang dimasaknya sendiri itu.

 Mie Berulat Kedaluwarsanya Baru Tahun Depan

Baunya sedap, nasi hangat yang menyertainya terasa menggugah selera meski perut ini sudah terisi nasi sop dan sate kambing. "Ini bumbunya sederhana, bawang merah, bawang putih, cabai, belimbing wuluh, terasi," ujar ayah dua anak yang gemar memasak ini.

 

Memasaknya pun gampang. Setelah kepompong digunting, ulat dimasukkan air panas. Setelah mendidih, ulat-ulat tersebut langsung dimasukkan wajan setelah sebelumnya dimasuki bumbu bawang merah putih, cabai, terasi, belimbing wuluh. Garam, gula dan kalau perlu penyedap rasa dimasukkan menyusul. Setelah tercampur beberapa saat dan tampak sudah matang, masakan sudah bisa disiapkan.

 

Marmo, begitu pria ini kerap disapa menyebutkan, enthung atau kepompong ulat yang bakal menjadi kupu-kupu ini kalau musim-musim (November-Desember) seperti ini kerapkali mudah ditemukan di pasar atau dijajakan para penjualnya.

 Hamil Besar, Raisa Terlihat Makin Seksi Aja!

Dalam banyak literatur juga pengalaman, para penggemar makanan semacam harus waspada karena bahan makanan ini mengandung protein yang sangat tinggi. "Di beberapa orang bisa menimbulkan alergi," kata Marmo.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini