nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Amankah Berhubungan Seks dalam Air?

Risda Nadiva, Jurnalis · Selasa 25 Desember 2018 01:21 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 25 485 1995602 amankah-berhubungan-seks-dalam-air-WKJmvsogN5.jpg

MESKI terdengar masih tabu di kalangan masyarakat Indonesia, seks dalam air sebenarnya populer di beberapa negara lain.

Tidak dapat dipungkiri jika beberapa pasangan di Indonesia mungkin pernah melakukan seks dalam air. Entah di dalam bathtub, kolam renang, atau sebagainya. Tampaknya sih seru ya melakukan seks di dalam air. Namun, kita terkadang mengabaikan keadaan air, yang bisa saja membahayakan tubuh.

Seperti yang dilansir Huffington Post pada Selasa (25/12/2018), Anda harus berpikir ulang jika ingin berhubungan seks di dalam air, karena berbagai risiko sebagai berikut mengancam Anda.

Terkena infeksi bakteri

Air laut di pantai, kolam renang, danau atau sungai merupakan tempat berkumpulnya ribuan bakteri. Walaupun tubuh Anda masih bisa menoleransi bakteri melalui kulit, tapi hal ini sangat tidak bagus ketika bersentuhan dengan organ intim.

Di kolam renang atau semacam jacuzzi contohnya, jika sebelumnya air tidak diberi klorin agar steril dari kuman, bisa jadi Anda terkena masalah infeksi kandung kemih atau lebih buruk lagi.

Bisa sangat menyakitkan

Kata siapa sih air mengandung banyak pelumas? Justru tidak semuanya. Sebaliknya, air laut akan sangat mengurangi bahkan menghilangkan pelumas alami. Anda mungkin akan terganggu karena iritasi, kekeringan, dan lecet. Kandungan klorin juga bisa membuat vulva atau vagina teriritasi setelahnya.

(Baca Juga: 7 Meme Jason Momoa Bikin Ngakak, Paras Sangar tapi Hati Hello Kitty)

Peringatan STD

Risiko lainnya adalah terkena penyakit menular seksual atau Sexually Transmitted Diseases (STD). Gesekan yang disebabkan oleh kurangnya pelumasan meningkatkan risiko kondom pecah. Kemungkinan lainnya juga menyebabkan robekan pada dinding vagina.

Jika salah satu pasangan Anda memiliki masalah penyakit menular seksual, risiko penularannya juga lebih tinggi. Namun, tentu saja hal ini sama sekali bukan alasan untuk berhubungan seks tanpa kondom.

“Apakah Anda berada di air atau di darat, jika Anda belum dites HIV/AIDS, tidak divaksinasi hepatitis B atau tidak setia dengan pasangan, gunakanlah kondom,” kata dokter dan seksolog Dr. Catherine Solano.

(Baca Juga: Ibu PNS Siap Ngasih Duit Buat Netizen Doyan Komentar, Mau?)

Namun, jika Anda menggunakan pelindung saat melakukan seks dalam air, Solano memiliki beberapa saran. “Ketika sebuah kondom digunakan untuk bercinta di dalam air, kondom itu harus dikeluarkan dari air dan dilepaskan begitu saja dari air juga.”

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini