nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kecanduan Belanja Online Bisa Merusak Kinerja Otak, seperti Ini Gejalanya

Adinda Harum, Jurnalis · Rabu 26 Desember 2018 14:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 26 194 1996079 kecanduan-belanja-online-bisa-merusak-kinerja-otak-seperti-ini-gejalanya-gzkGOhgem7.png Belanja online bisa sebabkan kerusakan otak (Foto: Projeckt)

SIAPA yang tak suka dengan berbelanja online? Tentu hampir semua orang menyukainya, entah karena lebih praktis dan murah. Perkembangan teknologi memang semakin memudahkan manusia dalam beraktivitas, tapi apakah Anda tahu belanja online dapat mengancam kesehatan Anda?

Sebuah penelitian terbaru diterbitkan dari PloS One mengungkapkan bahwa belanja online mengancam kesehatan otak seperti mengurangi fokus dan kesigapan seseorang, dilansir dari Pyschologytoday, Rabu (26/12/18).

 BACA JUGA:

5 Potret Raisa Hamil Besar, Aura Kecantikannya Tak Pernah Luntur!

Para peneliti dapat menunjukkan bahwa belanja online terkait dengan lebih banyak gangguan, waktu reaksi yang lebih lambat, dan konsentrasi yang lebih buruk. Pertama, para peneliti mengukur dan membandingkan waktu reaksi orang sebelum dan sesudah tiga kegiatan berbeda seperti belanja online, membaca majalah, dan beristirahat. Satu-satunya kelompok yang waktu reaksinya melambat adalah kelompok belanja online.

 

Kedua, para peneliti memeriksa aktivitas di otak menggunakan electroencephalogram (EEG) dan event-related potensial (ERPs), cara-cara non-invasif untuk mendeteksi gelombang otak dan aktivitas saraf selama pemrosesan informasi. Peneliti menemukan lagi bahwa belanja online menyebabkan sinyal otak terkait dengan kurang konsentrasi dan fokus dibandingkan dengan orang yang membaca majalah atau beristirahat.

 

Penelitian ini menambah studi yang menunjukkan bahwa menggunakan Internet dapat mengakibatkan pemrosesan informasi yang lambat dan kurang efisien. Teknologi online dapat mengakibatkan penjelajahan dan pemindaian, terutama karena informasi biasanya disajikan dalam jumlah besar dan melalui beberapa hyperlink, yang dapat mengarah pada penyebaran luas, berbagai arah.

Format ini dapat membuatnya sangat sulit untuk mengingat atau memproses informasi dengan mudah atau mendalam. Beberapa orang mungkin menikmati sejumlah besar informasi di ujung jari mereka, tetapi bagi yang lain, terutama mereka yang mungkin mengalami kesulitan multi-tasking atau mungkin memiliki gangguan perhatian, Internet dapat mengganggu dan menantang untuk dinavigasi.

 BACA JUGA:

5 Tampilan Ovi Eks Duo Serigala yang Baru Pindah Keyakinan, Cantik Berfoto di Pohon Natal

Jika Anda sudah merasa terganggu atau tidak fokus, belanja online dan search online mungkin bukan jawaban yang tepat. Sebaiknya Anda harus lebih mempertimbangkan untuk membaca buku atau majalah atau, lebih baik lagi, cobalah latihan mindfulness atau meditasi . Baik perhatian dan meditasi memiliki hasil yang menjanjikan dalam hal meningkatkan perhatian dan fokus, termasuk membantu orang dewasadan anak - anak yang memiliki attention-deficit hyperactivity disorder ( ADHD ).

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini