nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mirip Vape, Inilah Juuls dan Bahaya yang Ditimbulkannya

Risda Nadiva, Jurnalis · Kamis 27 Desember 2018 05:24 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 26 481 1996248 mirip-vape-inilah-juuls-dan-bahaya-yang-ditimbulkannya-3QlO437djh.jpg Rokok Elektrik Juuls (Foto: NBC)

SELAIN vape, ada lagi model rokok elektrik yang ukurannya lebih minimalis. Tidak jarang, orang pasti akan mengiranya benda itu adalah flash disk atau USB. Rokok elektrik itu adalah Juuls.

Sesuai namanya, Juuls didesain ramping dan praktis jika membawanya ke mana-mana seperti vape. Menyadur laman Your Tango pada Kamis (27/12/2018), benda ini sangat populer di kalangan remaja. Sama seperti vape, juuls juga memiliki asap yang beraroma, seperti crème brûlée.

Namun, banyak peneliti memperingatkan bahaya yang akan ditimbulkannya. Perlu diketahui, Juuls telah membentuk hampir 60% dari pasar rokok elektronik. Apalagi perusahaan rokok elektrik ini sedang mengembangkan pasarnya di Asia, termasuk Indonesia.

Baca juga: Pulang Kampung ke Inggris, Polly Alexandria Tulis Ini untuk Suami

Menurut pembuatnya, Juuls diciptakan untuk memberikan alternatif pada perokok agar berhenti dengan menyediakan pena vape terselubung yang juga mudah digunakan.

Juuls juga memilki varian rasa, seperti mangga hingga mint. Setiap polong berisi 50 miligram nikotin, yaitu sebanyak setengah bungkus rokok. Hal inilah yang semakin menarik minat kalangan muda.

Terlepas dari itu, tingginya kandungan nikotin menimbulkan risiko terbesar kecanduan. Sementara itu, nikotin, heroin dan kokain adalah salah satu dari lima zat paling adiktif di Bumi.

Baca juga : 5 Tampilan Ovi Eks Duo Serigala yang Baru Pindah Keyakinan, Cantik Berfoto di Pohon Natal

Nikotin menciptakan perubahan permanen pada materi abu-abu otak. Begitu orang yang rentan mencoba nikotin sekali saja, perubahan ini meningkat setiap kali individu menggunakan nikotin, membentuk jalur saraf baru dan membuat tubuh sangat membutuhkannya. Ini tentu menyebabkan seseorang jadi kecanduan, bahkan bisa menjadi pecandu berat nikotin.

Umumnya orang hanya mengetahui bahaya rokok tradisional, tetapi banyak yang keliru jika vaping memiliki risiko yang lebih kecil. Kenyataannya, aktivitas ini meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung dan kanker seperti halnya rokok biasa.

Nikotin dapat meningkatkan tekanan darah, membuat tegang jantung dan pembuluh darah dan membuat pengguna berisiko lebih tinggi terkena stroke dan serangan jantung. Parahnya, kandungan nikotin yang tinggi pada Juuls bisa menimbulkan overdosis. Gejalanya antara lain, kejang, mual, dan muntah.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini