nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Kondisi yang Sebabkan Seseorang Suka Menangis Tiba-Tiba

Alma Dwi, Jurnalis · Rabu 26 Desember 2018 22:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 26 481 1996263 4-kondisi-yang-sebabkan-seseorang-suka-menangis-tiba-tiba-squ7SngUb4.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Manusia diciptakan dengan beragam kemampuan. Salah satunya adalah meneteskan air mata. Memang, menangis adalah hal yang wajar, semua orang melakukannya. Namun, bagaimana jika sering menangis tiba-tiba? Apakah kondisi ini normal?

Menangis terjadi ketika Anda sedang merasakan suatu emosi. Yvonne Thomas, Ph.D., seorang psikolog di Los Angeles, seperti dilansir dari Shape, Rabu (26/12/2018), berpendapat bahwa menangis tiba-tiba tanpa alasan yang jelas, bisa menjadi pertanda adanya gangguan pada kesehatan. Berikut beberapa kondisi yang bisa membuat seseorang menangis tiba-tiba.

Stres

Setiap orang pasti pernah mengalami stres. Baik karena masalah pekerjaan maupun masalah hubungan dengan pasangan sering membuat Anda menjadi stres. Saat stres memuncak, menangis menjadi reaksi pertama yang Anda lakukan. Jadi, ini bisa menjadi penyebab seseorang menangis tiba-tiba.

Sisihkan waktu dan tanyakan pada diri sendiri apa yang mungkin membuat Anda stres, dan bentuk rencana untuk menghadapinya secara langsung. Walaupun stres itu sendiri bukanlah kondisi medis formal, stres yang berlebihan dapat memperburuk masalah fisik atau bahkan membantu meredakannya, mulai dari gangguan pencernaan hingga penyakit jantung.

 (Baca Juga:5 Tampilan Ovi Eks Duo Serigala yang Baru Pindah Keyakinan, Cantik Berfoto di Pohon Natal)


Depresi

Rasa stres yang terus-menerus menimpa Anda, bisa menyebabkan kondisi tersebut berubah jadi depresi. Bahkan, depresi bisa terjadi tanpa didahului oleh stres. Stres memuncak bisa membuat Anda menangis secara tiba-tiba, maka depresi akan membuat Anda lebih sering untuk menangis bahkan tanpa Anda sadari.

Depresi yang dipicu oleh stres terjadi cukup lama, bahkan hingga memakan waktu beberapa minggu. Kondisi ini memengaruhi aktivitas fisik Anda. Banyak orang menunjukkan depresi sebagai frustrasi, kemarahan, atau lekas marah. Masing-masing emosi tersebut dapat menyebabkan air mata, jadi jika Anda mengalaminya, temui dokter Anda untuk melakukan pemeriksaan depresi, bahkan jika Anda tidak merasa sedih.

 

Gangguan kecemasan

Berbeda dengan rasa cemas yang normal, gangguan kecemasan bisa menimbulkan rasa cemas luar biasa. Biasanya kondisi ini ditandai dengan rasa emas yang cukup lama dan jantung berdebar. Kondisi ini bisa menyebabkan seseorang menangis secara tiba-tiba.

Gangguan kecemasan ini sering terjadi pada wanita, dan semua emosi yang ditimbulkannya dapat menyebabkan seringnya air mata, bahkan ketika Anda tidak merasa panik.

 (Baca Juga:Santa Claus Ini Solat di Pinggir Jalan, Fotonya Bikin Netizen Auto Respect!)

Gejala PMS

PMS atau sindrom pramenstruasi terjadi pada banyak wanita saat siklus menstruasinya tiba. Saat hari-hari menjelang haid, kadar estrogen dan progesteron menjadi naik turun atau tidak seimbang. Bahan kimia otak bertanggung jawab atas suasana hati yang terpengaruh sehingga dapat memicu iritabilitas, kemurungan, dan sesi menangis.

Jika Anda stres atau cemas, PMS dapat memperbesar perasaan itu dan membuat Anda menangis. Bila Anda merasakan gejala PMS yang sangat mengganggu, Anda bisa melakukan konsutasi ke dokter untuk mengurangi gejalanya. Mengonsumsi makanan tinggi zat besi dipercaya dapat mengurangi risiko Anda mengalami PMS.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini