nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dampak Tsunami, Banyak Wisatawan Batalkan Pesanan Hotel di Anyer

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 27 Desember 2018 18:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 27 406 1996734 dampak-tsunami-banyak-wisatawan-batalkan-pesanan-hotel-di-anyer-E0fCIHwCyD.jpg Pasca tsunami di Banten (Foto: Susi Air)

Kawasan Anyer, Banten memang jadi destinasi andalan wisatawan. Banyak orang menghabiskan waktu libur di sana, apalagi saat akhir tahun.

Sayangnya, destinasi wisata yang identik dengan pantai cantik dan juga dikelilingi dengan hotel nyaman dan resor mewah tersebut tersapu Tsunami. Otomatis wisatawan yang sudah memesan hotel di sekitar sana langsung membatalkannya.

Belum lagi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan status siaga dua Gunung Anak Krakatau. Selain itu, hingga akhir tahun 2018, bakal terjadi gelombang tinggi di beberapa daerah.

 

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banten Amad Sari Alam mengatakan, Anyer merupakan tempat rekreasi pantai terbaik dan terbersih di dekat Jakarta. Saat Tahun Baru, kawasan ini diserbu oleh wisatawan, apalagi kalangan keluarga.

 (Baca Juga:Inilah S Legend, Ikan Koi Termahal di Dunia yang Dibanderol Rp26 Miliar)

"Karena ada bencana Tsunami Selat Sunda, wisatawan yang sudah pesan jadi trauma dan cancel sementara," ujar Amad saat dihubungi Okezone, baru-baru ini.

Tak hanya itu, Amad memperkirakan kerugian yang dialami oleh pengelola hotel, restoran dan resor-resor di sekitar Anyer. Kerugiannya sekira Rp10 miliar dan harus dilakukan recovery dengan cepat.

 

Banyak kerusakan-kerusakan bangunan, seperti di bagian lobi dan kamar-kamar. Sebagian ada bangunan roboh karena tersapu tsunami yang terjadi Sabtu pekan lalu.

 (Baca Juga:Seksinya Mohamed Salah, Perutnya Kotak-Kotak)

"Kami akan melakukan recovery, seperti pengecatan, memperbaiki bangunan yang rusak perlahan-lahan. Yang jelas harus dirapikan dan dibersihkan dulu," imbuh dia.

Setelah recovery, PHRI Banten mulai kerja keras mengembalikan kepercayaan wisatawan agar tidak takut berwisata ke Anyer. Ketika ada kabar gempa atau tsunami susulan, jangan terpancing dengan hoax.

"Kami minta kekhawatiran itu jangan dilebih-lebihkan bencana yang tidak diharapkan. Ke depan harapannya tidak terlalu sepi wisatawan datang kesana," tutupnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini