nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berapa Kesempatan Hidup Penyakit Kanker Darah yang Tewaskan Dian Pramana Poetra?

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 28 Desember 2018 00:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 28 481 1996893 berapa-kesempatan-hidup-penyakit-kanker-darah-yang-tewaskan-dian-pramana-poetra-ewZwUNjJvM.jpg Ilustrasi kanker. (Foto: Shutterstock)

SALAH satu senior musisi Indonesia Dian Pramana Poetra tutup usia karena kanker darah. Kanker darah yang diidap oleh Dian Pramana Poetra pun tergolong sudah ganas karena memasuki stadium 4.

Kanker darah atau biasa disebut dengan Leukemia adalah kanker yang memengaruhi sel darah putih. Peluang untuk bertahan hidup tergantung pada berbagai faktor, termasuk usia seseorang dan respons terhadap pengobatan. Sayangnya, Dian Pramana Poetra memilih untuk tidak melanjutkan pengobatannya.

The American Cancer Society memperkirakan bahwa akan ada sekitar 60.300 kasus baru leukemia di Amerika Serikat pada tahun 2018, yang menghasilkan 24.370 kematian.

Baca Juga: Gaya Fesyen Stormy Daniels, Wanita Paling Dicari di Pornhub Sepanjang 2018

Leukemia pun mencegah sel darah putih melawan infeksi, dan menyebabkannya berkembang biak dengan tidak terkendali. Pertumbuhan berlebih ini dapat menyebabkan kepadatan berlebihan sel-sel darah yang sehat, yang menyebabkan masalah parah di seluruh tubuh.

Leukemia dapat menjadi kondisi akut ketika sebagian besar sel darah putih yang terkena tidak dapat berfungsi secara normal, ini pun menyebabkan degenerasi darah putih yang cepat. Sementara kondisi kronis, terjadi ketika hanya beberapa sel darah yang terkena dan tidak dapat berfungsi secara normal, dan menyebabkan degenerasi yang lebih lambat.

Lantas, seberapa besar tingkat kesempatan hidup orang yang terkena kanker darah? Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa angka harapan hidup untuk semua subtipe leukemia adalah 61,4 persen. Penelitian ini dilakukan terhadap orang yang sudah 5 tahun mengidap penyakit tersebut.

Baca Juga: Adu Seksi 5 Bintang Porno yang Sudah Tobat, Siapa Jagoan Kamu?

Leukemia paling umum terjadi pada orang berusia di atas 55, dengan median usia diagnosis adalah 66. Kanker darah ini juga salah satu kanker yang paling umum, untuk orang di bawah usia 20. Meski demikian, tingkat kelangsungan hidup pun lebih tinggi untuk orang yang lebih muda.

Ada sejumlah faktor dapat memengaruhi peluang seseorang untuk selamat dari leukemia, seperti umur, perkembangan dan penyebaran kanker, jenis leukemia, riwayat keluarga dengan kondisi darah dan leukemia, tingkat kerusakan tulang, paparan bahan kimia tertentu, seperti benzena dan beberapa petrokimia.

Selain itu, jenis kemoterapi dan terapi radiasi tertentu, mutasi kromosom, respons tubuh terhadap pengobatan, dan jumlah sel darah juga sangat menentukan.

Meskipun saat ini tidak ada obat untuk leukemia, tapi masih mungkin untuk mencegahnya menjadi ganas, keberhasilan pengobatan tergantung pada berbagai faktor perawatan seperti kemoterapi, terapi radiasi, transplantasi sel induk dan antibiotik.

Perawatan pun dapat berlangsung beberapa bulan atau bahkan bertahun-tahun tergantung pada jenis dan tingkat keparahan kondisinya. Dalam kasus kanker darah Dian Pramana Poetra tingkat keparahannya pun sudah tinggi, sehingga membuat kesempatan hidupnya lebih kecil.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini