nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengunjung Kecewa Tidak Ada Kembang Api di Monas

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 01 Januari 2019 00:52 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 01 406 1998436 pengunjung-kecewa-tidak-ada-kembang-api-di-monas-RQE7Mx3LEV.jpg Malam pergantian tahun di Monas sepi kembang api (Foto: Dimas/Okezone)

MOMEN pergantian tahun di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa (1/1/2019), membuat para pengunjung kecewa. Meski berbagai hiburan telah disuguhkan pihak penyelenggara, pesta kembang api yang telah dinantikan para pengunjung tidak sesuai dengan ekspektasi mereka.

Dentuman suara kembang api memang terdengar silih berganti, namun sayangnya, ratusan kembang api yang mewarnai langit Monas justru berasal dari para pengunjung.

 

Kepada Okezone, salah seorang pengunjung bernama Faishal Adinugroho mengungkapkan kekecewaannya. Pria asal Semarang itu mengaku telah melakukan berbagai persiapan hanya untuk mengabadikan ledakan kembang api di area Monas.

 (Baca Juga:Malam Pergantian Tahun, Pengunjung Monas Kocar-kacir Diguyur Hujan)

"Kecewa banget. Jauh dari ekspektasi. Saya rasa penyelenggara tidak menyediakan kembang api. Kalau tahu begini, saya tadi ke Bundaran HI saja," tegas Faishal.

 

Faishal juga sempat menjelaskan berbagai persiapan yang telah dilakukannya. Mulai dari membawa sejumlah perlengkapan fotografi seperti tripod, hingga berdesak-desakan dengan pengunjung lain untuk mendapatkan spot terbaik.

"Miris, saya daritadi datang jam 9, sudah hujan-hujanan juga, tapi kembang apinya malah kayak gini," tambahnya.

 (Baca Juga:Tahun Baru Romantis di Ancol, Nikmati Konser Musik di Bawah Hujan)

Menanggapi hal tersebut, salah satu staf Dinas Lingkungan Hidup yang sedang bertugas di area Monas mengatakan tidak adanya kembang api adalah kebijakan yang diterapkan pengelola Monas dan penyelenggara tahun baru.

"Sudah kebijakan dari pengelola Monas dan penyelenggara. Saya rasa untuk menunjukkan rasa prihatin terhadap bencana alam yang baru saja melanda Banten dan Lampung. Mungkin dananya disumbangkan untuk membantu korban bencana," tutup pria yang tidak ingin disebutkan namanya itu.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini