nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tidur Tidak Pernah Nyenyak saat Menginap di Tempat Baru, Normalkah?

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 03 Januari 2019 09:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 02 196 1999151 tidur-tidak-pernah-nyenyak-saat-menginap-di-tempat-baru-normalkah-8kRIESiqS8.jpg Tidur jadi tidak nyenyak saat menginap di tempat baru (Foto: Capecodhealthnews)

TIDUR adalah kegiatan yang menyenangkan bagi banyak orang. Mengistirahatkan tubuh dan otak dari segudang aktivitas memang diperlukan. Tapi terkadang tidur menjadi tidak nyaman bila ada hal-hal yang mengganggu. Salah satunya adalah berbagi tempat tidur dengan orang lain.

Bukan tidak mungkin bila suatu hari ada teman atau kerabat yang datang untuk menginap. Biasanya mereka akan tidur di kasur yang sama. Jika sudah begitu, beberapa orang ada yang sulit untuk tidur dan terjaga sepanjang malam. Ilmu pengetahuan menjelaskan alasan di balik hal tersebut. Berikut ulasannya seperti yang dilansir Okezone dari Bustle, Kamis (3/1/2019) :

 BACA JUGA:

Ramalan Cinta Scorpio di 2019, Waspada Banyak Cobaan hingga Berujung Tak Harmonis

1. Suhu tubuh mengganggu

Ketika tidur, beberapa orang membutuhkan suhu yang dingin. Maka dari itu, pada saat bersentuhan dengan teman tidur yang suhu tubuhnya lebih panas, orang tersebut cenderung bangun dari tidurnya. Cara untuk mengatasi hal ini adalah membalik sisi bantal yang masih dingin dan memeluknya. Kemudian usahakan tidur dengan jarak yang cukup jauh dari teman.

2. Otak mengartikan teman tidur sebagai ancaman

Tidur dengan orang baru akan membuat seseorang merasa stres. Hal ini lantaran otak berada dalam keadaan siaga tinggi. Otak mengartikan teman tidur sebagai ancaman sehingga membuat seseorang menjadi terjaga. Sebab otak menginginkan keamanan fisik. Namun pada saat otak memahami teman tidur adalah hal yang aman, maka orang tersebut bisa tidur nyenyak kembali.

 

3. Gerakan membuat terjaga

Ketika tidur sendiri, seseorang cenderung tidar sadar akan gerakan yang dilakukannya. Akan tetapi saat berbagi tempat tidur, gerakan dari teman dapat membuatnya terbangun. Sebab gerakan itu mau tidak mau membuat orang tersebut ikut bergerak.

4. Suara baru lebih mengganggu

Masih berhubungan dengan alasan sebelumnya, saat tidur seseorang cenderung tidak sadar dengan suara yang dikeluarkannya. Namun pada saat ada orang lain, bisa saja dia mendengar suara yang timbul seperti suara dengkuran atau napas teratur.

 BACA JUGA:

Kelahiran Bayi "Raksasa" Bikin Para Dokter Terkejut, Begini Kondisinya

5. Perangkat elektronik menganggu sirkadian tidur

Masing-masing orang punya ritme sirkadian tidurnya. Mungkin waktu tidur seseorang dengan teman yang menginap berbeda. Saat orang itu sudah siap tidur, temannya belum mengantuk sehingga memilih memainkan perangkat elektronik. Cahaya dari perangkat itulah yang mengganggu tidur.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini