nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Cara Menjaga Anak agar Terhindar dari Kejahatan Seksual

Adinda Harum, Jurnalis · Kamis 03 Januari 2019 15:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 03 196 1999433 5-cara-menjaga-anak-agar-terhindar-dari-kejahatan-seksual-u08YLZ1SGp.jpg Menjaga Anak dari Kejahatan Seksual Itu Penting (Foto: Stayathome)

KETIKA memasuki tahun baru, sebagian orang sering berpikir tentang bagaimana Anda dapat mengubah perilaku. Banyak orang yang melibatkan diet dan olahraga sebagai resolusi mereka, tapi satu hal yang orang tua juga harus masukkan dalam daftar mereka yaitu tentang pencegahan kekerasan seksual terhadap anak.

Walaupun hal-hal berikut ini mungkin sudah Anda lakukan, jika Anda belum memulai atau hanya melakukan sebagian dari hal-hal ini, ini adalah waktu yang tepat untuk memulai. Melansir dari Psychologytoday, simak yuk tips untuk menjaga anak Anda agar terhindar dari kejahatan seksual!

 BACA JUGA:

10 Fakta Haya Bint Al Hussein, Putri Yordania Keturunan Langsung Nabi Muhammad SAW

Gunakan anatomi yang benar untuk bagian tubuh

Walaupun ini terdengar sederhana, menggunakan nama anatomi yang benar untuk payudara, penis, dan vagina adalah penting karena beberapa alasan. Anda harus menyampaikan kepada anak-anak bahwa tidak ada yang berbeda tentang organ seksual daripada bagian tubuh lainnya.

Menggunakan nama cutsie hanya untuk bagian tubuh ini secara tidak langsung mengirimkan pesan bahwa organ seksual berbeda dan entah bagaimana salah atau memalukan untuk membicarakan. Dengan begitu ini dapat meningkatkan kemampuan anak-anak untuk menyampaikan informasi secara akurat jika ada kekhawatiran pelecehan.

 

Mulailah dengan diskusi mengenai persetujuan tentang apa yang tak boleh disentuh

Meskipun Anda mungkin menganggap persetujuan sebagai sesuatu yang hanya relevan dengan hubungan seksual, diskusi tentang persetujuan harus dimulai sejak dini. Anak-anak harus tahu bahwa mereka mengendalikan siapa yang menyentuh mereka dan bagaimana caranya. Dengan demikian, Anda tidak boleh memaksa anak-anak Anda untuk memberikan pelukan atau ciuman kepada teman dan kerabat jika mereka tidak nyaman melakukannya.

Ketahui fakta pelecehan terhadap anak Anda, mengapa bisa terjadi

Mengetahui fakta-fakta ini penting karena memengaruhi strategi pencegahan untuk anak dan Anda. Misalnya, Anda sekarang berhati-hati untuk membiarkan anak-anak bermain sendirian di taman atau berjalan ke sekolah tanpa ditemani karena kita khawatir mereka bisa diculik. Namun, Anda kurang berhati-hati meninggalkan mereka dengan pengasuh anak, teman, dan keluarga, padahal sebenarnya ini adalah individu-individu yang mungkin paling berisiko.

 

Ajari anak Anda tentang menggunkan teknologi

Anak-anak zaman sekarang lebih banyak menghabiskan waktu mereka dengan teknologi online, padahal ini merupakan cara pelaku untuk menghubungi mereka loh. Untuk itu, bicaralah dengan anak-anak Anda tentang bahaya teknologi online dan bahwa mereka tidak boleh membagikan informasi identifikasi apa pun termasuk berbagi foto dengan orang asing secara online.

 BACA JUGA:

Seksinya Naomi Zaskia Pacar Baru Sule Panas-panasan di Pantai, Bikin Pria Basah Kuyup!

Ajari anak Anda untuk berpikir kritis tentang hal yang berkaitan kekerasan sexsual

Ini adalah hal terpenting yang Anda harus ajarkan kepada anak-anak Anda, agar mereka dapat membuat keputusan yang bijak dan baik. Perkuat pemikiran kritis mereka dan pandu mereka ke arah yang benar jika mereka berada di luar basis. Untuk anak-anak remaja, Anda dapat menggunakan kejadian media dan hal-hal yang mereka lihat di TV untuk mendorong diskusi. Tanyakan kepada mereka pemikiran mereka, bagaimana mereka akan menangani situasi itu, dan jika mereka berada di luar basis, lalu gunakan pertanyaan Sokrates untuk membantu mereka menemukan solusi yang lebih baik.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini