nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terlalu Posesif, Wanita Ini Kirim 159 Ribu Pesan karena Ditolak

Salma Nafisa, Jurnalis · Senin 07 Januari 2019 13:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 07 196 2000958 terlalu-posesif-wanita-ini-kirim-159-ribu-pesan-karena-ditolak-NvMMjIocAk.jpg Kencan Online. (Foto: Fantasy Dating)

APLIKASI kencan online memang mempermudah orang dalam mencari jodoh mereka. Tapi, menggunakan aplikasi kencan online ini seperti kencan buta yang belum kita ketahui wujudnya.

Tidak heran, ada saja orang yang merasa kecewa dengan pasangan yang mereka dapatkan lewat aplikasi kencan online. Seperti yang terjadi pada salah seorang pria ini.

Pria ini melaporkan seorang wanita yang dikenalnya lewat aplikasi kencan online, Jacqueline Ades, karena merasa diteror. Bagaimana tidak, Ades mengirim lebih dari 159.000 pesan secara terus menerus kepada pria tersebut.

Baca Juga: Seksinya Naomi Zaskia Pacar Baru Sule Panas-panasan di Pantai, Bikin Pria Basah Kuyup!

Melansir dari Vt.co, dia mengirim 65.000 pesan teks setelah mereka bertemu. Setelah itu, si pria menolak bertemu kembali dengan Ades dan membuat Ades terus menerus mengirimkan pesan singkat.

Menurut dokumen pengadilan Kabupaten Maricopa, Wanita berambut panjang ini juga telah melakukan tindakan yang banyak menyita perhatian polisi.

Bahkan, wanita yang berusia 31 tahun itu datang ke rumah dan kantor pria tersebut, serta berpura-pura menjadi istrinya agar bisa menghubunginya. Ades tidak menyangkal banyaknya pesan yang dia kirimkan, dia malah berusaha membenarkan perilakunya.

"Aku merasa seperti bertemu dengan belahan jiwaku dan kupikir kita hanya akan melakukan apa yang dilakukan orang lain, lalu kita akan menikah dan semuanya akan baik-baik saja," kata dia.

Baca Juga:  Dijodohkan dengan Dul, Begini 5 Gaya Seksi Aaliyah Massaid

"Ketika kamu menemukan cinta, semuanya tidak akan ada yang sempurna. Ini adalah sebuah pelajaran, dan Saya ingin meminta maaf karena tidak ada cara lain untuk mengungkapkan rasa menyesal," tambahnya.

Ades mengatakan bahwa dia telah bertemu pria yang tidak disebutkan namanya di sebuah aplikasi kencan online untuk para jutawan, Luxy. Dia pun mendapatkan teman kencan CEO dari perusahaan produk perawatan kulit. Sayangnya, pria tersebut mengatakan bahwa dia tidak ingin meneruskan hubungan mereka lebih jauh.

Pada April 2018, pria yang tidak disebutkan namanya itu keluar dari negaranya, tetapi dia memanggil polisi terlebih dahulu ketika rekaman pengintaiannya menunjukkan bahwa Ades ada di dalam rumahnya.

Tak lama kemudian polisi tiba di tempat kejadian, mendapati bahwa dia telah memaksa masuk ke rumahnya dan mandi. Mobilnya parkir di luar, terdapat pisau pemotong daging. Dia kemudian ditangkap dengan tuduhan menguntit, mengancam, dan pelecehan.

The Arizona Republic mencatat, ada lebih dari 159.000 pesan terkirim selama 10 bulan. Ades pun kini mendekam di penjara, menunggu persidangan yang akan dimulai bulan depan, dengan tuduhan penguntit dan pelanggaran pidana, setelah ditolak dengan jaminan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini