nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Santap Kuliner Bali Belum Sempurna tanpa Lawar

Agregasi Koran Sindo, Jurnalis · Senin 07 Januari 2019 13:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 07 298 2000976 santap-kuliner-bali-belum-sempurna-tanpa-lawar-8IdUacRIGP.jpg Lawar makanan khas Bali (Foto:Wikipedia)

KALAU Anda sedang mampir makan di rumah makan khas Bali, maka ada satu menu yang bisa Anda temui.

Ada lawar yang sangat khas Bali sebagai menu pelengkap di antara laukpauk yang ada. Lawar adalah ma sakan berupa campuran sayur-sayuran dan daging cincang yang dibumbui secara merata yang berasal dari Bali. Makanan ini lazim disajikan sebagai makanan rumahan orang Bali atau dijual secara luas di rumah-rumah makan dengan sebutan lawar bali. Lawar dibuat dari berbagai macam bahan, di antaranya daging yang dicincang, sayuran, sejumlah bumbu dan kelapa. Kadang-kadang di beberapa jenis lawar diberikan unsur yang dapat menambah rasa dari lawar itu, yaitu darah dari daging itu sendiri.

Baca Juga : Menengok Gaya Eyna, Selebgram Cantik yang Dapat Hadiah Mercederz-Benz

 

Baca Juga : 5 Potret Vanessa Angel Liburan Bareng Kekasih, Hot Basah-Basahan Pakai Bikini!

Darah tersebut dicampurkan dengan bumbubumbu tertentu sehingga menambah lezat lawar tersebut. Lawar tidak dapat bertahan lama. Makanan ini jika didiamkan di uda ra terbuka hanya bertahan se tengah hari. Penamaannya menjadi bervariasi. Biasanya berdasarkan jenis daging yang digunakan atau jenis sayurannya. Bila yang digunakan daging babi, maka lawar yang dihasilkan disebut lawar babi. Demikian juga bila yang digunakan sayur nangka, maka lawarnya diberi nama lawar nangka.

Ada juga pemberian namanya berdasarkan warna lawarnya, yaitu lawar merah bila warna lawarnya merah, lawar putih bila warna lawarnya putih, dan ada lawar yang bernama lawar padamare , yaitu sejenis lawar yang dibuat dari campuran beberapa jenis lawar. Lawar disajikan sebagai teman nasi bersama jenis lauk-pauk lainnya.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini