nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Belajar Mensyukuri Penyakit seperti yang Dilakukan Ustadz Arifin Ilham

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 09 Januari 2019 08:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 09 196 2001845 belajar-mensyukuri-penyakit-seperti-yang-dilakukan-ustadz-arifin-ilham-lwtRDMMfIX.png Ustadz Arifin Ilham (Foto: Instagram)

USTADZ Arifin Ilham berjuang dalam penyakitnya. Meski sudah dikatakan sembuh dari kanker kelenjar getah bening, sang anak, Muhammad Alvin Fiaz, mengatakan ayahnya itu kini memiliki penyakit lain.

Musibah penyakit seperti yang dialami Arifin Ilham tentu tidak mudah untuk dilalui. Meski begitu, percaya kepada dokter dan terus meminta doa kepada Allah SWT tetap harus dikerjakan.

Baca juga:

Arifin Ilham juga mengajarkan kepada pengikutnya bahwa dari penyakit, seseorang bisa belajar untuk tetap bersyukur. Seperti yang dia bagikan dalam video singkat di Instagramnya.

Dalam postingan itu, Arifin Ilham berharap bahwa setiap orang bisa tetap bersyukur sekali pun penyakit menyulitkan hidupnya. Seperti apa pesan-pesan Arifin Ilham terkait makna penyakit ini?

Luar biasa di balik sakit

1. Sakit itu penggugur dosa

Pernyataan ini bisa Anda lihat dalam Hadist HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim;

مَا يُصِيبُ الْمُؤْمِنَ مِنْ شَوْكَةٍ فَمَا فَوْقَهَا إِلَّا رَفَعَهُ اللَّهُ بِهَا دَرَجَةً أَوْ حَطَّ عَنْهُ بِهَا خَطِيئَةً

“Tidak ada satupun musibah (cobaan) yg menimpa seorang muslim berupa duri atau yg semisalnya, melainkan dengannya Allah akan mengangkat derajatnya atau menghapus kesalahannya.” [HR.Muslim]

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يُصِيبُهُ أَذًى مِنْ مَرَضٍ فَمَا سِوَاهُ إِلَّا حَطَّ اللَّهُ بِهِ سَيِّئَاتِهِ كَمَا تَحُطُّ الشَّجَرَةُ وَرَقَهَا

“Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya.” [HR. Bukhari dan Muslim]

2. Doa orang yang sakit mustajab

Ini fakta yang harus dipercayai. Hadist Ibnu Majah dan Ibnu Sunni menjelaskan pernyataan ini; Dinyatakan dalam sebuah hadis dari Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu secara marfu’,

إذا دخلتَ على مريضٍ فَمُرْه يدعو لك فإن دعاءَه كدعاءِ الملائكةِ

"Apabila kamu menjenguk orang sakit, minta dia untuk mendoakanmu. Karena doanya seperti doa Malaikat."

Hadis ini diriwayatkan oleh Ibnu Sunni dalam Amal Yaum wa lailah (hlm. 207) dan Ibnu Majah no. 1441 dari jalur Katsir bin Hisyam dariJa’far bin Burqan, dari Maimun bin Mihran, dari Umar.

3. Allah menghendaki kebaikan untuknya

Sikap ini sesuai dengan yang diutarakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dalam pernyataannya, beliau bersabda,

من يرد الله به خيرا يصب منه

“Barangsiapa yang Allah inginkan kebaikan, Allah akan memberinya musibah.” (HR. Al-Bukhari).

4. Sakit itu membawa kita untuk selalu ingat mati

Tidak dijelaskan dari mana sumber pernyataan ini, tapi sepertinya statement ini dilontarkan langsung oleh Ustadz Arifin Ilham. Bagaimana pun, ketika Anda sadar bahwa ada penyakit dalam tubuh, maka hal itu juga yang membuat Anda untuk selalu ingat mati dan hanya ingin membuat kebajikan.

5. sakit itu mengikis sifat tamak

QS. Al-A'raf ayat 168 menjelaskan hal tersebut;

وَقَطَّعْنَٰهُمْ فِى ٱلْأَرْضِ أُمَمًا مِّنْهُمُ ٱلصَّٰلِحُونَ وَمِنْهُمْ دُونَ ذَٰلِكَ وَبَلَوْنَٰهُم بِٱلْحَسَنَٰتِ وَٱلسَّيِّـَٔاتِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

"Dan Kami bagi-bagi mereka di dunia ini menjadi beberapa golongan; di antaranya ada orang-orang yang saleh dan di antaranya ada yang tidak demikian. Dan Kami coba mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran)."

6. Sakit itu Dzikrullah

"Sakit itu dzikrullah, karena penderitanya akan lebih sering dan syahdu menyebut Asma Allah dibandingkan ketika dalam kondisi sehat."

7. Sakit itu mengangkat derajat

Sesungguhnya sakit akan mengangkat derajat dan menambah kebaikan. Dalil-dalil tentang hal itu diantaranya hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, dia berkata sesungguhnya aku mendengar Rasulullah Saw bersabda:

“Tidak ada seorang muslimpun yang tertusuk duri, atau yang lebih dari itu, melainkan ditulis untuknya satu derajat dan dihapus darinya satu kesalahan” (HR. Muslim no. 2572).

Semoga Anda bisa mengambil sisi positif dari penyakit yang sekarang diderita dan semoga Allah SWT mengangkatnya segera. Amin.

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. SubhanAllah walhamdulillah Allah telah kembalikan sehat walafiyat dan kembali beraktivitas khidmatul ummah. Jazaakumullah mama, keluarga, semua guru guru mulia Fillah, ilhwah tercinta Fillah semua, anak anakku santri Az Zikra, dokter Bagyo (RSUD Pasar Rebo), dokter Syahrial (RSCM), dokter Fajar (Dharmais), dokter Amir Syah (Gleaneagles Penang Malaysia), bang Fatah, bang Iwan, ayahanda Eteng, ayahanda Puspo Wardoyo, bunda Mulyono, bunda Erni Yuspa, bunda Lia, bang Agung, bang Rahmat, bang Suntana, bang Andi Dicky, bang Indra Jafar terkhusus doa ayahanda habib Rizieq Syihab dari Tanah Suci. Jazaakumullah semua doa kalian sahabatku tercinta tersayang karena Allah. Allahumma ya Allah berkahilah hidup kami dg kesehatan afiyat di JalanMu, aamiin.

A post shared by Bang Muhammad Arifin Ilham (@kh_m_arifin_ilham) on

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini