nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tren Mukbang Bintang Laut Semakin Digandrungi, Amankah Dikonsumsi?

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 09 Januari 2019 21:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 09 298 2002284 tren-mukbang-bintang-laut-semakin-digandrungi-amankah-dikonsumsi-8m4oP3woqd.jpg Mukbang bintang laut (Foto: Youtube)

MUKBANG atau menyantap makanan secara online memang tengah digandrungi para pencinta kuliner di berbagai belahan dunia. Rasanya seperti ada sebuah kepuasan tersendiri ketika melihat para BJ (broadcasting jockey) menyantap beragam hidangan lezat. Bahkan, pilihan menu makanan yang mereka santap terkadang terlihat aneh dan tidak biasa.

Seperti tren menyantap bintang laut yang sedang melanda warga China. Negara ini memang telah lama dikenal kerap menyuguhkan berbagai hidangan ekstrem yang terkadang melanggar aturan pemerintah dunia. Di beberapa negara, menyantap bintang laut dianggap sebagai tindakan terlarang karena dapat mengancam ekosistem laut.

 

Kendati demikian, belakangan ini semakin banyak YouTubers yang menggunakan hewan tersebut sebagai salah satu konten mereka. Seperti yang terlihat pada video di bawah ini. Seorang wanita tampak lahap menikmati bintang laut yang telah diolah dengan campuran bumbu cabai dan diberi taburan daun bawang.

 

 Baca Juga: Cuitan Kocak Netizen soal Rp80 Juta Andai Dibelikan Makanan

Berdasarkan pantauan Okezone, beberapa pasar tradisional di China secara terang-terangan menjajakan hewan laut tersebut. Lihat saja proses pengolahan bintang laut yang dilakukan oleh salah satu pedagang di pasar terapung ini.

Sebelum diolah menjadi berbagai hidangan lezat, bintang laut harus dibersihkan terlebih dahulu. Nah, mengingat tekstur kulitnya yang terbilang keras, sang pedagang tampak mengenakan pisau berukuran besar dan sebuah pemukul besi untuk membelah bagian tengahnya.

Setelah berhasil dibelah, terlihat butiran-butiran kecil berwarna coklat kemerahan pada bagian dalam cangkang. Usut punya usut, hanya bagian kulit dan cangkangnya saja yang akan digunakan untuk membuat olahan sup tradisional khas China.

Sang pedagang kemudian memotong cangkang tersebut menjadi beberapa bagian untuk mempermudah proses pengolahan. Setelah itu, bintang laut dibilas dengan air mengalir sebelum diolah.

 Baca Juga: Rolade Ayam dan Sup Makaroni Bakso untuk Sarapan, Bikin Nambah Terus

Pada video selanjutnya, seorang wisatawan asing terlihat sedang mencicipi sate bintang laut di Beijing, China. Menurutnya, makanan tersebut memang memiliki tekstur yang unik, namun dari segi rasa cenderung biasa saja.

 

"Aku bisa merasakan tekstur kakinya. Ketika kamu mengiggitnya, seperti ada yang bergerak di dalam mulut. Tapi rasanya biasa saja," ujar wisatawan tersebut.

Pertanyaannya sekarang, apakah hewan yang masuk dalam jenis echinodermata ini benar-benar aman dikonsumsi?

Beberapa orang berasumsi bahwa bintang laut sebetulnya aman untuk dikonsumsi jika diolah dengan tepat. Padahal, hampir semua jenis hewan laut memiliki racun tersembunyi yang bisa memberi dampak buruk pada kesehatan.

Selain itu, bintang laut cenderung tidak memiliki banyak daging, sehingga sering disajikan dalam kondisi kering atau dijadikan sebagai bahan campuran sup.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan oleh para peneliti asal Skotlandia, bintang laut jenis 'spiny' (Marthasterias glacialis) dipercaya dapat menyembuhkan asma, demam, dan arthritis. Ini berkat sifat anti-inflamasi yang dimiliki hewan tersebut. Demikian dilansir Okezone dari berbagai sumber, Rabu (9/1/2019).

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini