nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Siswi SMK Bogor Ditusuk, Psikolog: Kita Tak Pernah Tahu Kapan Hal Sepele Jadi Besar

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 10 Januari 2019 11:46 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 10 196 2002458 siswi-smk-bogor-ditusuk-psikolog-kita-tak-pernah-tahu-kapan-hal-sepele-jadi-besar-DIVM2jeVut.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PENYIDIKAN terkait kasus pembunuhan siswi SMK Baranangsiang Bogor, Andriana Yubelia Noven Cahya masih dilakukan. Hingga kini, pencarian pelaku masih menjadi perhatian utamanya.

Terkait dengan motif pembunuhan, sejauh ini sakit hati masih menjadi asumsi paling kuat, lantaran pembunuhnya adalah mantan pacar korban. Bukti lewat CCTV memperlihatkan bahwa pelaku sepertinya sudah merencanakan pembunuhan ini, karena pelaku mencari situasi terbaik untuk melakukannya, bukan reaksi spontan.

loading...

Belajar dari kasus ini, Psikolog Meity Arianty, STP, M.Psi, menuturkan, yang harus dilakukan remaja putri dan orangtua menerapkan ke anak-anak mereka bahwa sekarang yang penting dilakukan adalah bagaimana menjaga sikap.

Baca Juga : 5 Potret Seksi Anya Geraldine, Bikin Hotman Paris Panas Dingin!

"Ajarkan bahwa kita sebagai manusia tidak boleh menyakiti orang lain dan harus memperlakukan orang lain dengan manusiawi. Sebab, saat ini hal sepele pun bisa menjadi besar buat orang lain dan kita tidak pernah tahu itu. Sehingga sangat penting buat kita untuk menjaga sikap," paparnya pada Okezone melalui pesan WhatsApp.

Terkait analisis motif pembunuhan, Psikolog Mei menuturkan bahwa sikap cemburu pelaku dianggap penyebab tindakan kriminal ini terjadi.

"Cemburu yang muncul bisa terjadi karena rasa takut kehilangan yang teramat besar. Kekasih yang dia cintai tidak berhak dimiliki oleh orang lain, sehingga dia tidak akan mau ada orang lain yang memilikinya. Itu jawabannya kalau memang kasus ini masalah cinta," sambungnya.

Baca Juga : Angelina Jolie Masuk Rumah Sakit?

Psikolog Mei menegaskan bahwa dirinya belum melihat motif lain dari kejadian ini. Bahkan, menurutnya pelaku dianggap sudah merencanakan pembunuhan ini. "Kalau melihat video CCTV-nya, laki-laki (pelaku) itu menunggu dan memang merencanakan. Jadi, bukan kejadian yang kebetulan," tegasnya.

Dia mengharapkan bahwa pelaku harus segera diketahui dan hubungannya dengan korban harus diselidiki dengan cermat agar kasus ini bisa selesai dengan baik dan benar.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini