nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Belajar dari Penusukan Siswi SMK Bogor, Seberapa Penting Pasang CCTV?

Abdul Razak, Jurnalis · Kamis 10 Januari 2019 12:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 10 196 2002483 belajar-dari-penusukan-siswi-smk-bogor-seberapa-penting-pasang-cctv-sqQhw7wCcU.jpg Ilustrasi CCTV. (Foto: Shutterstock)

KASUS pembunuhan siswi SMK Baranangsiang Bogor, Andriana Yubelia Noven Cahya masih terus berlanjut. Melalui CCTV, terlihat pelaku penusukan adalah seorang pria, yang diduga adalah mantan pacar korban.

Closed Circuit Television (CCTV) adalah alat pelengkap keamanan yang biasa digunakan untuk mengawasi selama 24 jam. CCTV bisa di pasang di mana saja, sesuai keinginan Anda. Biasanya CCTV dipakai untuk alat keamanan seperti toko, kantor dan bangunan penting lainnya.

Namun, seiring berkembangnya zaman banyak juga rumah pribadi yang memanfaatkan CCTV. Tapi, seberapa penting sih memasang CCTV di rumah? Untuk menjawab itu, Okezone pun menghubungi pakar kriminolog Anggi Aulina.

Baca Juga: 5 Potret Seksi Anya Geraldine, Bikin Hotman Paris Panas Dingin!

Anggi menjelaskan, CCTV digunakan sebagai pengintai untuk melihat jika ada tindakan kejahatan yang membahayakan. Meskipun, dia mengakui CCTV tidak menjamin tidak adanya kejahatan, tapi CCTV menjadi salah bantuan untuk penyelidikan.

“Sebenarnya semakin canggihnya teknologi membuat orang-orang mudah melakukan pengawasan. Dengan adanya CCTV, bukan berarti tindak kejahatan itu bisa berkurang. Namun, adanya CCTV membantu menyelidiki kejahatan tersebut,” tutur Anggi Aulina ahli Kriminologi kepada Okezone.

Tetapi, untuk mengurangi tingkat kriminalitas memang tidak cukup dengan memasang CCTV, harus ada petugas yang melakukan penjagaan agar meminimalisir terjadi kejahatan.

Baca Juga: Intip 5 Potret Single Hot Mom Vinessa Inez yang Digugat Cerai

“Semuanya itu tidak bisa sepenuhnya tanggung jawab CCTV. Masyarakat juga harus ada, petugas real time di lokasi CCTV untuk menjaga. Namun, dengan adanya CCTV membantu masyarakat untuk melihat kejadian-kejadian sebelumnya,” tutur Anggi Aulina.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini