nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anda Pencemburu? Coba 6 Trik Ini Supaya Tak Jadi Pendendam

Alma Dwi, Jurnalis · Kamis 10 Januari 2019 18:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 10 196 2002708 anda-pencemburu-coba-6-trik-ini-supaya-tak-jadi-pendendam-FrDw5CY94h.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PEMBUNUHAN siswi SMK Baranangsiang Kota Bogor, Andriana Yubelia Noven Cahya memang cukup mengejutkan. Pasalnya, pembunuhnya diduga adalah mantan pacarannya sendiri yang masih di bawah umur.

Kesimpulan tersebut didapat, karena sebelumnya korban pernah bercerita dengan sang adik terkait hubungan cintanya dengan pacarnya yang sudah putus beberapa waktu lalu. Namun, si pacar menolak putus dan minta untuk menjalin hubungan kembali dan ditolak oleh korban.

Memang ketika menjalin hubungan asmara tidak selamanya berjalan mulus, masalah bisa saja terjadi. Bisa jadi Anda mendapatkan pacar yang cemburuan, sehingga jika Anda menyakitinya, rasa cinta bisa berubah jadi dendam.

Lantas bagaimana mengatasi rasa dendam dari pacar yang cemburuan? Berikut Okezone rangkum dari berbagai sumber.

Baca Juga: 5 Potret Seksi Anya Geraldine, Bikin Hotman Paris Panas Dingin!

1. Temukan sumber dan penyebab dendam

Ketika pasangan melakukan hal buruk, cari tahu penyebabnya. Bisa jadi masalah awalnya berasal dari Anda. Misalnya, jika Anda benci karena pasangan membuat Anda kesal atau sedih, berusahalah mengatasinya dengan mengubah ekspektasi Anda kepadanya.

Anda tidak bisa mengubah orang lain. Jadi, solusinya adalah mengubah diri sendiri dan belajar menerima apa yang sudah terjadi.

2. Jangan menyesali apa yang sudah terjadi

Hentikan kebiasaan menyesali masa lalu dengan memikirkan masalah berulang-ulang. Ini bisa membuat Anda terpisah dari masa kini dan dipenuhi emosi negatif. Penyesalan akan masa lalu adalah salah satu penyebab kebencian yang bisa menimbulkan rasa dendam.

Oleh sebab itu, mulailah belajar mengendalikan pikiran agar Anda mampu menghilangkan rasa sesal. Lebih baik Anda berfokus pada solusi bukan pada masalah.

3. Memaafkannya

Luka yang disebabkan oleh orang-orang yang kita cintai akan tetap ada. Namun, menyimpan dendam hanya menghambat pemulihan dan pertumbuhan diri sendiri.

Ambil keputusan untuk memaafkan orang yang pernah menyakiti Anda, namun Hilangkan kebiasaan berpura-pura memaafkan kalau di hati masih terasa mengganjal. Lebih baik tunggu sampai emosi mereda supaya kita tulus memberi maaf.

Baca Juga: Aura Kasih Tetap Tampil Seksi saat Hamil, Masih Rajin Pakai Tank Top  

4. Meluapkan perasaan dendam ke hal positif

Luapkan perasaan dendam dalam hal positif. Anda bisa bercerita kepada orang terdekat agar perasaan lebih lega. Atau, bisa juga menulis di kertas sifat positif si dia yang pernah menyakiti Anda.

Mungkin Anda tidak menyukai cara ini, tetapi itu dapat melihat situasi secara lebih objektif. Yang terpenting, emosi negatif itu harus keluar dari hati Anda. Berusahalah melihat kebaikannya.

5. Jaga jarak

Jika berdekatan dengan orang yang membuat Anda sakit hati bisa memancing dendam yang bisa menimbulkan perbuatan negatif, lebih baik Anda menjaga jarak. Kalau perlu, Anda tidak menemuinya dulu sampai rasa dendam Anda hilang.

6. Temukan pemahaman spiritual

Jika Anda ingin mengembangkan kehidupan spiritual, berusahalah menemukan makna dari situasi yang Anda alami. Selain itu, ada keyakinan tertentu yang mengajarkan bahwa kebencian kepada orang lain akan merusak kesejahteraan spiritual. Berdoa, bermeditasi, atau berkonsultasi dengan pembimbing spiritual bisa membantu Anda mengatasi rasa dendam tersebut.

7. Berkonsultasi dengan ahli kesehatan mental

Jika Anda belum bisa memaafkan dan mengatasi rasa sakit hati, temui ahli kesehatan mental. Memendam kemarahan dan menyimpan dendam akan memengaruhi kesehatan mental, fisik, dan emosional. Maka, sebaiknya Anda mengikuti terapi untuk mengendalikan kemarahan atau terapi perilaku dari aspek kognitif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini