nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral Video Harimau Menjalani Perawatan Saluran Akar Gigi

Alma Dwi, Jurnalis · Jum'at 11 Januari 2019 07:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 11 196 2002913 viral-video-harimau-menjalani-perawatan-saluran-akar-gigi-Boii3FOebB.jpg Harimau sedang menjalani perawatan gigi (Foto: Boldsky)

Merawat hewan bukanlah perkara mudah. Tentu pekerjaan itu sangat berisiko, terutama ketika Anda mencoba untuk mengetahui akar penyakit hewan yang memiliki spesies langka. Seperti harimau yang membutuhkan perawatan saluran akar gigi lantaran akarnya yang busuk.

Perawatan saluran akar gigi atau juga disebut root canal treatment adalah prosedur bedah kecil yang dilakukan saat infeksi penyebab pembusukan gigi. Perawatan ini bertujuan untuk “mengawetkan” gigi yang busuk, bukan menghidupkan kembali.

Jika Anda penasaran bagaimana proses perawatan saluran akar gigi pada harimau tersebut, maka video viral yang berdurasi kurang lebih 2 menit bisa menjelaskannya.

Melansir Boldsky, Jumat (11/1/2019), harimau bernama Fabi yang berusia 11 tahun ini telah menderita sakit gigi selama beberapa waktu. Kucing besar itu membutuhkan perawatan gigi lantaran ia telah merusak gigi taringnya yang memiliki panjang tiga inci. Akibatnya, itu membuatnya kesakitan dan dia menderita abses yang menyakitkan.

Baca juga:

Karena Fabi telah menjadi harimau jantan yang sehat dan digunakan untuk berkembang biak, penjaga kebun binatang ingin memastikan bahwa ia dalam keadaan sehat. Sehingga Fabi diperiksa sampai ke akar penyebab penyakitnya dan mengharuskannya dioperasi.Bahkan dilaporkan bahwa penjaga bersenjata harus berjaga-jaga ketika dokter gigi veteriner bernama Matthew Oxford mengoperasi Fabi.

Harimau yang beratnya lebih dari 100 kilogram dan panjangnya lebih dari dua meter itu stabil sepanjang operasi. Memiliki panjang taring 8 sentimeter mengharuskan penjaga kebun binatang harus menutupi cakarnya untuk menghindari segala jenis serangan selama operasi.

Ya, bagaimanapun juga, perawatan hewan memang sangat diperlukan. Terlebih hewan tersebut termasuk hewan langka yang keberadaanya perlu dilestarikan agar populasinya tidak terancam punah.

 

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini