nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenang Kenny si Harimau Putih Down Syndrome

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 11 Januari 2019 13:56 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 11 196 2003068 mengenang-kenny-si-harimau-putih-down-syndrome-cRLXAcrqNj.jpg Kenny harimau down syndrome (Foto:Thesun)

HARIMAU biasanya terkesan menakutkan. Giginya yang runcing dengan tubuh yang besar bikin siapa pun akan kikuk jika berada di dekatnya.

Tapi, apa yang terjadi jika harimau yang Anda lihat itu memiliki fisik wajah yang lebar, moncong pendek, dan perut yang kecil? Masihkah menakutkan?

Ya, itulah Kenny si harimau putih yang kini menjadi sorotan dunia. Bagaimana tidak, kondisi fisik yang dimiliki Kenny ternyata menandakan bahwa dirinya mengalami kondisi down syndrome. Tampilannya jadi tontonan yang langka.

BACA JUGA:  Seksinya Cathy Sharon dengan Hot Pants, Foto Terakhir Tidak Pakai Celana Sama Sekali!

Wajah cacat Kenny, yang diklaim banyak orang disebabkan oleh Down Syndrome bisa terjadi dikarenakan hasil perkawinan sedarah. Ini dilakukan oleh penyelundup hewan yang haus uang. Kenny dihargai £30.000 atau sekira Rp538 juta.

Dilansir Okezone dari The Sun, Jumat (11/1/2019), kisah sedih Kenny ini dimulai ketika dia dilahirkan di sebuah peternakan harimau di Bentonville, Arkansas pada 1998.

Hal yang mengkhawatirkan adalah adanya iklan online yang menunjukkan peternak anak harimau menjual bayi harimau berusia 1 hingga 13 minggu. Juga menawarkan "hewan peliharaan eksotis yang terlatih dengan baik dan harga murah".

 The white tiger shocked the world with his appearance, with some saying he looks like a bulldog

Hewan berbulu putih eksotis ini hanya ada 1 dalam 10.000 populasi di alam liar. Kenny sendiri merupakan harimau yang dilahirkan dari dua harimau Bengal dengan gen pigmen resesif.

Penangkaran sedarah menghasilkan tingkat kematian neonatal yang tinggi dan hanya ada satu dari 30 peluang bahwa seekor anak harimau akan sehat. Sementara 29 bayi baru lahir lainnya biasanya cacat, mata juling, atau memiliki anggota badan yang tidak normal. Bahkan pada beberapa kasus harimau memiliki masalah pernapasan dan mengunyah.

Perlu Anda ketahui, perkawinan sedarah yang terjadi pada harimau biasanya sebagian besar mati tak lama setelah lahir atau terbunuh jika dianggap memiliki warna yang tidak diharapkan.

Inses paksa

Betina diperlakukan sebagai mesin pembuat bayi dan anak-anaknya dipisahkan dari sang induk  setelah lahir. Ini menjebak harimau betina untuk menjadi subur lebih awal dari normalnya, sehingga mereka dapat kawin lagi dan menghasilkan lebih banyak anak. Karena harimau putih sangat jarang, saudara dan saudari sering dikawinkan bersama. Ini yang dilakukan peternak terhadap orang tua Kenny.

 Willie, Kenny's brother, who was born with severely crossed eyes

Seperti Kenny, Willie-kakak Kenny, juga memiliki kelainan, yakni mata juling. Sementara saudara-saudara Kenny lainnya mati begitu dilahirkan.

Setelah harimau ini diselamatkan oleh tempat perlindungan pada tahun 2000, pemiliknya mengakui bahwa dia tidak membunuh bayi cacat saat lahir karena "putranya mengira Kenny terlalu manis." Fitur wajah Kenny yang khas berarti dia tidak memiliki peluang dijual kepada orang-orang yang menginginkan harimau langka sebagai hewan peliharaan.

Peternak mengaku Kenny kerap menabrak tembok

Kenny diselamatkan ketika peternaknya menghubungi Suaka Margasatwa Turpentine Creek di Eureka Springs, Arkansas, meminta mereka mengambil dua harimau kakak beradik itu.

Staf menggambarkan bagaimana "pria kasar" itu meminta 7.800 Poundsterling atau sekitar Rp140 juta sebagai harga Willie. Pria itu sesumbar kelainan hewan-hewan itu akan meningkatkan penjualan tiket masuk kebun binatang. Namun petugas kebun binatang menolak dan peternak akhirnya menyerahkan keduanya dengan gratis.

 The two brothers relax together in their new home after being rescued by an animal refuge

Petugas kebun binatang kaget dengan kelainan bentuk Kenny, terutama wajahnya yang seperti "tergencet". Kepada penjaga Turpentine, Emily McCormack, pria perternak itu mengatakan Kenny kerap membentukan wajahnya ke dinding hingga menyebabkan wajah seperti itu. "Tetapi jelas bukan itu situasinya".

Para pekerja - yang kemudian menamai harimau itu dengan nama penyanyi Kenny Rogers - menemukan kucing-kucing itu hidup di kandang kotor penuh dengan sisa-sisa ayam dan kotoran yang belum dibersihkan dalam beberapa minggu.

Mereka pun berhasil mengambil Kenny, Willie, juga sang iduk Loretta dan Conway. Menyelamatkan mereka semua dari kematian yang tragis.

Dijuluki harimau paling jelek di dunia

Pengunjung yang datang melihat Kenny di tempat perlindungan menggambarkannya sebagai hewan yang bahagia dan suka bermain. Terlepas dari kecacatannya.

BACA JUGA:  Lepas Bulu Mata Palsu, Begini Penampilan Baru Syahrini

Pegawai magang Dominique Curran mengatakan salah satu hobi Kenny adalah bermain kejar-kejaran di sepanjang pagar. "Jika saya pergi menjauh, saya akan mendengar Kenny melompat turun dan berlari mengejar saya, seolah ingin berkata 'Tunggu! Kita belum selesai bermain', " ceritanya.

Tetapi begitu fotonya dirilis oleh tim penyelamat, dunia bereaksi dengan kaget dan sedih melihat wajah Kenny yang cacat. Dia dicap sebagai 'macan paling jelek di dunia' dengan orang-orang yang mengatakan Kenny lebih mirip anjing daripada kucing besar alias harimau.

Mengomentari gambar wajah Kenny di halaman Facebook pengungsian, salah satu netizen, menyebut perkawinan sedarah terhadap harimau adalah tindakan paling kejam dan mempermaikan Tuhan.

Sementara itu, banyak yang mengklaim Kenny adalah harimau pertama dengan kondisi Down Syndrome. Peneliti menjelaskan bahwa kondisi yang dialami Kenny disebabkan oleh salinan tambahan kromosom tertentu, hanya hewan yang terkait erat dengan manusia, seperti simpanse, yang dapat memilikinya.

Meskipun harimau di alam liar biasanya hidup sampai 25 tahun, Kenny meninggal karena bentuk kanker kulit yang agresif yang menyerangnya delapan tahun setelah penyelamatannya. Saat itu usia Kenny 10 tahun.

Tembak di mata

Peternakan harimau sangat populer di Asia dan dengan cepat berubah menjadi industri global.

Seringkali menyamar sebagai tempat perlindungan hewan, mereka berupaya memenuhi permintaan bulu harimau, bagian tubuh, dan harimau jinak yang semakin meningkat untuk dipelihara sebagai hewan peliharaan.

 One tiger was shot in the eye and in the neck, so that the skin would stay intact

Kulit berubah menjadi permadani mewah, tulang harimau digunakan untuk membuat tonik kesehatan dan anggur “penyembuhan sendiri”. Sementara dagingnya populer di kalangan pengusaha yang memiliki kesibukan tinggi. Dipercaya dengan mengonsumsi daging harimau akan meningkatkan performa kinerja mereka.

Hal lainnya yang juga tidak kalah mengejutkan, harimau dibunuh dengan ditembak di bagian mata. Hal ini agar bulunya tidak rusak sehingga tetap memiliki nilai jual tinggi.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini