nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kenapa Banyak Pria Hidung Belang Doyan PSK Anak? Alasannya Bikin Tercengang!

Dewi Kania, Jurnalis · Sabtu 12 Januari 2019 00:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 11 196 2003211 kenapa-banyak-pria-hidung-belang-doyan-psk-anak-anak-alasannya-bikin-tercengang-onhtIKU5NR.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BANYAK anak-anak telah terperangkap dalam dunia prostitusi, meskipun usia mereka masih sangat muda. Jebakan eksploitasi memang menjadi penyebab utama, namun pengaruh gaya hidup juga membuat anak-anak terjerat dunia prostitusi.

Anak-anak yang sudah kenal dunia seksisme ini pasti bakal susah diselamatkan jika tidak ada pendekatan khusus. Masalahnya, kejadiannya tidak sekedar di kota-kota besar, anak-anak yang tinggal daerah perbatasan dengan negara tetangga pun jadi sasaran.

loading...

Data End Child Prostitution and Trafficking (ECPAT) Indonesia menyebutkan, 30 persen dari 240.000 pekerja seks komersial adalah anak-anak. Tepatnya dengan jumlah sekira 72.000 anak-anak terjerumus dalam dunia prostitusi.

Baca Juga: Seksinya Cathy Sharon dengan Hot Pants, Foto Terakhir Tidak Pakai Celana Sama Sekali!

Sementara itu, Data Pelanggaran Anak 2028 yang dirilis oleh KPAI menyebutkan, jumlah korban trafficking dan eksploitasi anak 329 kasus dari 4.885 kasus. Jumlah tersebut masuk peringkat ke-6 dari 9 sub klaster yang ada. Usianya kisaran 13-18 tahun.

Koordinator Nasional ECPAT Ahmad Sofian mengatakan, jumlah tersebut dianggap cukup besar, meskipun data ini tidak pernah disurvei oleh Kementerian lembaga. Di lain hal, prostitusi anak masuk kategori hidden population.

"Anak-anak yang terlanjur terjebak tidak akan menyebut dirinya sebagai pelaku prostitusi," ungkap Ahmad saat dihubungi Okezone.

Di kesempatan berbeda, Komisioner Bidang Trafficking dan Eksploitasi Anak Ai Maryati Sholihah menambahkan, banyak faktor yang membuat anak-anak tersebut pilih berkutat di dunia prostitusi.

Baca Juga: Prostitusi Online, Pakar Kebohongan Ungkap Arti Tangisan AS

Menurut Ai, bila seorang anak sudah terlanjur terjerumus di dunia prostitusi, baik itu sengaja atau unsur eksploitasi bisa direhabilitasi secara khusus. Penanganan lebih lanjut pun bisa diintervensi dengan cara lain. "Anak-anak ini punya realitas berbeda yang dihadapi," tambahnya.

Lantas, kenapa banyak lelaki hidung belang menyukai PSK yang masih di bawah umur? Dia menyebutkan, ada tren atau pergeseran "seleraā€¯ konsumen seks yang tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi di seluruh dunia.

Dia menjelaskan, lelaki mulai terlihat menyukai anak-anak sebagai objek seks mereka. "Anak-anak juga dinilai lebih penurut, mudah diatur dan tidak banyak permintaan," tuturnya.

Selain itu, imbuh Ahmad, dengan mewabahnya penyakit menular seksual, termasuk HIV/AIDS, maka anak anak dinilai oleh konsumen seks lebih bebas dari penyakit itu. PSK anak-anak dianggap jam terbangnya lebih sedikit, dibandingkan pekerja seks dewasa.

Ada juga faktor pemicu kelainan orientasi seksual di kalangan pelaku kejahatan seksual anak. Makanya, mereka hanya tertarik pada anak untuk memenuhi kebutuhan seksualnya.

"Paling miris lagi, lemahnya penegakan hukum pada anak kerap dimanfaatkan lelaki hidung belang. Kalau memakai jasa seks pada anak dinilai bukan suatu kejahatan," pungkas Ahmad.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini