nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ungkap Pemicu Ayah Tertarik pada Anak Perempuan sampai Berani Berbuat Mesum

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 11 Januari 2019 22:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 11 196 2003334 ungkap-pemicu-ayah-tertarik-pada-anak-perempuan-sampai-berani-berbuat-mesum-zQX8EOUApc.jpg Ungkap penyimpangan ayah yang melecehkan anak perempuannya (Foto: Dok.Okezone)

VIRALNYA video mesum antara ayah dan anak di Lampung Selatan tengah menghebohkan publik. Ada motif khusus dari kejadian itu yang harus diwaspadai.

Sebenarnya dari aktivitas seksual antara ayah dan anak itu masuk dalam kategori incest. Perbuatan mesum semacam ini banyak terjadi pada seorang ayah, baik ayah kandung maupun ayah angkat.

Menurut Koordinator Nasional ECPAT Ahmad Sofian, aktivitas dalam video mesum itu masuk kategori kekerasan seksual. Pelanggaran ini bisa dilanjutkan ke jalur hukum jika benar adanya.

 BACA JUGA : Bertemu Presiden Jokowi, Penampilan Agnez Mo Sederhana

"Dalam undang-undang perlindungan anak disebut delik kekerasan seksual dan persetubuhan pada anak," tutur Ahmad saat dihubungi Okezone lewat telefon, Jumat (11/1/2019).

 

Ahmad menambahkan, perbuatan biadab antara ayah kepada anak itu banyak pemicu utamanya. Tersering bisa karena penyimpangan seksual pada anak atau mengalami masalah rumah tangga yang rumit.

Si pelaku, sebut Ahmad, biasanya memiliki orientasi seksual menyimpang pada anak. Dia tertarik dengan anak, sampai akhirnya tega berbuat mesum

"Perbuatan ini jelas sangat mengkhawatirkan banyak pihak, apalagi sampai kabarnya viral," imbuh Ahmad.

Selain karena penyimpangan seksual, ada juga faktor pemicu kejadian mesum ini. Faktor lainnya adalah karena masalah rumah tangga, yang mana ada persoalan relasi seksual antara si ayah dan istrinya.

 BACA JUGA : Akibat Dijodohin Orangtua, Pengantin Wanita Merengek Minta Pulang Viral di Medsos

"Kemungkinan ada konflik rumah tangga antara istri dan ayah. Sehingga kebutuhan seksual ayah jadi dilampiaskan ke anak. Akhirnya anak yang enggak bersalah itu jadi korban kekerasan," tutupnya

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini