nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hawaii Punya Pantai Pasir Hitam Baru Akibat Letusan Gunung Berapi

Pisca Azalea, Jurnalis · Jum'at 11 Januari 2019 22:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 11 406 2003342 hawaii-punya-pantai-pasir-hitam-baru-akibat-letusan-gunung-berapi-6aGY4Crs8g.jpg Pantai berpasir hitam baru di Hawaii (Foto: USGS)

Siapa yang tak pernah mendengar Hawaii? Sebuah kepulauan yang cukup dikenal banyak orang karena sering dijadikan destinasi liburan. Hawaii identik dengan tarian hula-hula dan pantai dengan ombak-ombaknya yang menantang untuk berselancar.

Namun, pada tahun 2018 lalu, Gunung Kilauea Hawaii meletus memuntahkan lavanya dan menghancurkan beberapa rumah. Selain itu, letusan Gunung Kilauea ini juga disertai dengan gempa dan asap yang beracun.

 

Tetapi alam memiliki cara lain untuk menyeimbangkan kerusakan dan kehancuran yang terjadi dengan sebuah penciptaan yang luar biasa. Letusan Kilauea memiliki menciptakan sesuatu yang tak terduga di sepanjang garis pantai di Pohoiki yang juga dikenal dengan Isaac Hale Park. Lumpur dari magma gunung berapi itu telah membentuk pasir hitam di tepian pantai dengan warna gelap yang mencolok.

 Baca Juga: Bertemu Presiden Jokowi, Penampilan Agnez Mo Sederhana

Pantai berpasir hitam sebenarnya dapat ditemui di mana saja dan ini biasanya terbentuk karena banyaknya batuan vulkanik yang gelap. Ada banyak pantai-pantai berpasir hitam di seluruh dunia, tetapi Hawaii sangat kaya dengan beberapa pantai berpasir hitam salah satunya di Maui, Hawaii.

Ross Birch, Direktur Eksekutif Biro Pengunjung Hawaii, mengatakan Pantai Pohoiki sekarang berpasir hitam akibat dari letusan Gunung Kilauea tahun 2018 lalu.

 

"Kami berharap para pengunjung kami dapat membuat kenangan baru dengan orang-orang terkasih di tempat yang indah ini, dan selalu mengingat uniknya Pulau Hawaii," katanya

 Baca Juga: Lepas Bulu Mata Palsu, Begini Penampilan Baru Syahrini

Tapi pantai baru itu menimbulkan beberapa masalah, yakni kapal-kapal di sekitaran Pohoiki tidak dapat menggunakan dan melayarkan kapal-kapalnya karena terhalang oleh pasir. Nelayan dan operator kapal wisata berharap agar pasir yang menghalangi segera dikeruk, dan kapal kembali beroperasi ke laut.

 

Pantai yang dipenuhi dengan pasir hitam vulkanik ini sebenarnya dapat terkikis dengan cepat karena arus yang kuat, sehingga pasir bisa hilang hanya dalam beberapa tahun.

 

Karena arus di dekat pantai ini besar dan kuat, para pengunjung tidak diperbolehkan untuk berenang, meskipun begitu pengunjung masih bisa untuk mengagumi indahnya pemandangan yang tidak biasa dari pantai ini dan mengambil beberapa momen bersama keluarga dan teman dengan berfoto bersama. Demikian dilansir dari Shared, Jumat (11/1/2019).

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini