nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wanita dengan Alis Tebal Lebih Menarik bagi Pria

Yosua Tobing, Jurnalis · Senin 14 Januari 2019 17:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 14 194 2004285 wanita-dengan-alis-tebal-lebih-menarik-bagi-pria-zwewtkFanv.jpg Ilustrasi (Foto: Essentialbeauty)

TIDAK hanya bagian bibir dan kulit wajah, alis pun perlu kamu perhatikan lho kaum Hawa! Perawatan alis bisa kamu lakukan di mana saja, sejumlah salon kecantikan menawarkan perawatan khusus untuk membentuk alis terlihat lebih rapi dan sehat.

Pasti kesal jika memiliki alis mata yang tipis. Tiap hari harus berkutat dengan pensil alis untuk membentuk alis yang bagus. Namun, apakah kamu pernah terbayangkan untuk membuat alis terlihat tebal dan lebat?

Ternyata, itu ada manfaatnya juga lho! Kebanyakan kaum Adam ternyata menyukai wanita yang memiliki alis tebal dan lebat. Yuk kepoin alasannya yang sudah Okezone rangkum dari The Sun, Senin (14/1/2019).

Para ilmuwan di Universitas Oakland di Michigan meminta 1.000 orang untuk menilai serangkaian gambar untuk daya tarik. Penelitian sebelumnya menemukan bahwa alis besar terlihat lebih maskulin.

 Baca Juga: Intip Potret Seksi Agnez Mo, Bikin Kaum Pria Enggan Berkedip

"Alis yang lebih tebal lebih cocok di wajah wanita," ucap Dr. Lisa Welling, penulis senior studi.

Lisa juga menambahkan bahwa alis yang relatif lebih tebal bisa menandakan kualitas lain, seperti kecenderungan lebih banyak perawatan.

“Mungkin juga bahwa preferensi ini mencerminkan tren mode saat ini. Apa pun sifat yang terkait, tampaknya sangat diinginkan dalam konteks kawin jangka panjang, seperti memperawet pernikahan,” ucap Lisa.

Model Cara Delevingne, 26, membantu membuat alis yang besar menjadi modis, sementara Audrey Hepburn terkenal karena bingkai wajahnya yang lembut.

 Baca Juga: Seksinya Irish Bella Pakai Hot Pants, Pasti Bikin Gagal Fokus

"Kami berharap bahwa alis yang lebih tebal akan lebih menarik dalam hubungan jangka pendek karena rambut yang lebat menunjukkan tingkat testosteron yang bersirkulasi lebih tinggi," ujar Dr. Justin Mogilski, rekan penulis studi yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Psychology.

Ini terkait dengan sosioseksualitas yang lebih tidak dibatasi dan merupakan kemampuan untuk terlibat dalam aktivitas seksual di luar hubungan yang berkomitmen.

 

"Kami berharap bahwa yang terjadi adalah bahwa alis menunjukkan susunan kualitas pasangan yang lebih kompleks daripada hanya perilaku seksual seseorang. Data kami menunjukkan bahwa orang menarik lebih banyak informasi dari alis seseorang daripada yang didokumentasikan sebelumnya,” tandas Justin.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini