nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Instagram Jadi Medsos Terburuk untuk Kesehatan Mental?

Alma Dwi, Jurnalis · Senin 14 Januari 2019 21:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 14 196 2004315 instagram-jadi-medsos-terburuk-untuk-kesehatan-mental-H2vyoFN1Lt.jpg Ilustrasi (Foto: Independent)

Sudah tidak diragukan lagi kalau Instagram, kini menjadi media sosial paling terpopuler mengingat banyaknya pengguna dari berbagai negara. Namun, sayangnya ternyata Instagram juga mendapat predikat sebagai media sosial terburuk bagi kesehatan mental.

Pernyataan tersebut diambil dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Royal Society for Public Health and Young Health Movement. Menurut tim peneliti, Instagram adalah media sosial terburuk untuk kesehatan mental.

Kesimpulan ini diambil dari survei yang dilakukan oleh tim peneliti. Di mana hampir 1.500 remaja yang tinggal di Inggris, berusia antara 14 hingga 24 tahun, diminta untuk memberi peringkat kepada 5 platform media sosial yang sangat populer, termasuk Facebook, Instagram, Snapchat, YouTube dan Twitter.

 Baca Juga: 6 Zodiak Dikenal Paling Cerewet, Kamu Salah Satunya?

Pertanyaan-pertanyaan yang diberikan berkaitan dengan dampak platform-platform media sosial tersebut terhadap kehidupan pribadi para partisipan. Seperti kualitas tidur, kecemasan, depresi, rasa takut tertinggal dari yang lain (FOMO), dan bahkan pandangan terhadap citra tubuh sendiri.

Setelah melakukan analisis terhadap lima platform media sosial yang diberi peringkat berdasarkan pengaruh positif dan negatifnya terhadap kesehatan mental kaum muda, ternyata Instagram berada di urutan teratas sebagai aplikasi paling berbahaya terhadap kesehatan mental.

Salah satu alasannya adalah, Instagram membuat para wanita dan gadis-gadis muda merasa tidak percaya diri dengan tubuh mereka sendiri, berkat unggahan foto-foto influencer yang tampak memiliki penampilan sempurna. Dorongan untuk terlihat sempurna dari Instagram begitu kuat sehingga remaja dan dewasa muda menghabiskan banyak waktu untuk memilih filter yang benar dan kalimat keterangan yang unik demi meraup lebih banyak tanda suka dan komentar.

 Baca Juga: Cari Suami, Idol Seksi Ini Pasang Tarif Rp52 Juta Sebulan

Selain itu, Instagram juga dapat dorongan kuat untuk membandingkan diri dengan orang lain. Akan sangat mudah menemukan orang-orang yang merasa sedih atau putus asa setelah melihat kehidupan orang lain yang tampak lebih bahagia dan sukses di Instagram.

Akibatnya, para dewasa muda dan remaja ini, terutama wanita merasa sangat tidak percaya diri melihat kesempurnaan orang lain yang salah. Hal inilah yang dapst menyebabkan tingkat kepuasan hidup yang lebih rendah dan bahkan secara drastis mempengaruhi suasana hati seseorang. Padahal, tak semua foto-foto di Instagram yang tampak sempurna sama seperti kenyataan.

 

"Media sosial sekarang sudah begitu mengakar pada kehidupan orang-orang muda sehingga kita tidak mungkin bisa mengabaikan (media sosial) ketika berbicara mengenai masalah kesehatan mental anak pada orang-orang muda," terang Shirley Cramer, Chief Executive dari Royal Society for Public Health Shirley Cramer seperti dilansir Times of India, Senin (14/1/2019).

Dari kelima platform media sosial yang diteliti, hanya Youtube menempati urutan teratas sebagai media sosial yang dapat memberi pengaruh positif bagi kesehatan mental. Di urutan kedua setelah YouTube adalah Twitter. Namun secara umum, tim peneliti mengungkapkan bahwa empat platform media sosial kecuali YouTube diketahui berkaitan dengan pola tidur yang buruk.

Terlepas dari beragam dampak negatif yang diberikan, media sosial sebenarnya bisa memberikan pengaruh positif jika digunakan secara bijak. Sebaiknya waktu penggunaan platform media sosial dibatasi. Beberapa aplikasi juga dapat diunduh agar tidak terganggu oleh platform media sosial.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini