nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Setelah Lion dan Citilink Hapus Bagasi Gratis, Siapa Selanjutnya?

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 14 Januari 2019 21:43 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 14 406 2004442 setelah-lion-dan-citilink-hapus-bagasi-gratis-siapa-selanjutnya-O21QNJfs4G.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MASKAPAI Lion Air Grup dan Citilink telah mengumumkan penghapusan bagasi gratis untuk penumpangnya. Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebut, tak menutup kemungkinan maskapai lainnya akan mengikuti jejaknya.

Hal itu pasti buat wisatawan kelimpungan menghadapinya. Apalagi bagi Anda yang senang bawa barang banyak saat liburan ataupun yang senang beli oleh-oleh banyak untuk sanak keluarga.

Arief Yahya menjelaskan, semua maskapai nasional saat ini merasa bahwa biaya operasional di dunia penerbangan sangat tinggi. Misalnya dari bahan bakar avtur, yang harganya semakin meroket.

Baca Juga: Seksinya Irish Bella Pakai Hot Pants, Pasti Bikin Gagal Fokus

"Makanya maskapai menaikkan semuanya karena operasional mahal. Ini akan bertahap diikuti oleh maskapai lain sekalipun bintang lima (Garuda Indonesia-red)," ujarnya saat ditemui di kantornya, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (14/1/2019).

Arief Yahya menambahkan, pemerintah tidak bisa mencegah atas keputusan tersebut. Namun dia berpesan, supaya maskapai nasional melakukan dengan perlahan-lahan.

Hal tersebut wajib dilakukan supaya tak menimbulkan gejolak negatif di kalangan publik. Mungkin beberapa orang bakal tidak setuju, karena harus merogoh kocek mahal untuk bayar bagasi yang dihitung per kilogram. "Ini satu industri besar, jadi tidak bisa dicegah. Tapi klue-nya bertahap, kalau tidak akan besar gejolaknya," bebernya.

Baca Juga: Ajarkan Tutorial Berhijab 5 Detik, Bocah Ini Kena Batunya

Diberitakan sebelumnya, Lion Air Grup mulai memberlakukan bagasi berbayar sejak 8 Januari 2019. Sementara maskapai Citilink baru mulai menghapus bagasi gratis itu sejak 16 Januari 2019.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini