nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Payudara dan Pinggul Besar karena Asam Lemak Omega-3?

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 14 Januari 2019 10:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 14 481 2004047 payudara-dan-pinggul-besar-karena-asam-lemak-omega-3-J2B1FaU7k7.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

TIDAK sedikit orang yang kurang percaya diri tampil di hadapan umum bila melihat bentuk fisiknya. Tapi sebenarnya yang perlu dikhawatirkan bukanlah itu. Sejumlah ahli menemukan jika bentuk tubuh berkaitan dengan kondisi kesehatan seseorang, bahkan menjadi tanda serius.

Sebuah penelitian baru mengungkapkan lemak perut berlebih bukan hanya terkait dengan penyakit jantung, tetapi ada kemungkinan atau prediksi lain yaitu mengembangkan Alzheimer di kemudian hari.

Selain itu, masih ada fakta lain yang diungkap oleh bentuk tubuh. Berikut ulasannya seperti yang dilansir Okezone dari The Sun.

Baca Juga: 5 Potret Seksi Anya Geraldine, Bikin Hotman Paris Panas Dingin!

Bibir

Bibir kering dan pecah-pecah di sudut bisa menjadi tanda sistem kekebalan tubuh yang lemah atau mengalami sindrom Sjogren yang termasuk dalam kategori penyakit autoimun.


Kuku

Bentuk kuku yang terlihat seperti sendok yaitu melengkung ke bawah dapat mengindikasikan seseorang kekurangan zat besi, anemia, penyakit jantung, dan hipotiroidisme.

Selain itu, bila kuku berwarna merah muda di ujung dan banyak warna putih di area lain, bisa menjadi tanda terkena penyakit hati, gagal ginjal atau jantung, dan diabetes .


Payudara dan pinggul besar

Perempuan dengan pinggang kecil, tapi memiliki pinggul dan payudara besar memiliki kadar asam lemak omega-3 yang lebih tinggi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap 16.000 perempuan oleh University of Pittsburgh di Amerika Serikat, kondisi ini telah terbukti meningkatkan pertumbuhan sel otak.

Penelitian juga menemukan bahwa orang-orang dengan ciri-ciri tubuh tersebut cenderung lebih subur.

Baca Juga: Ingat Kasus Bayi 6 Bulan Diberi Obat Penenang saat Diajak Ngemis


Paha kecil

Sebuah penelitian di BRITISH Medical Journal menemukan orang dengan lingkar paha kurang dari 62 cm memiliki risiko kematian dini yang lebih tinggi serta kemungkinan terserang penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya.

Mereka yang memiliki paha kecil mungkin tidak memiliki massa otot yang cukup untuk menangani insulin dengan baik. Dengan begitu dapat meningkatkan risiko diabetes dan pada gilirannya menyebabkan penyakit jantung.


Mata

Kantung mata selama ini dikaitkan dengan kelelahan. Tetapi para ahli telah menemukan kantung mata terjadi karena retensi cairan akibat makan terlalu banyak garam atau minum alkohol berlebih. Masalah yang lebih serius terkait kantung mata juga bisa terjadi seperti masalah tiroid dan ginjal yang kurang aktif.

Lengan besar

Penelitian mengungkapkan orang yang memiliki lengan atas lebih besar diprediksi berumur panjang dan kesehatan yang lebih baik. Ilmuwan Denmark menemukan mereka yang memiliki lingkar otot lengan besar memiliki tingkat kematian yang berkurang, sebab otot yang lebih besar dan kuat berkontribusi pada kesehatan.

Otot membakar kalori lebih cepat daripada jaringan lain, sementara sel-sel otot juga lebih responsif terhadap insulin sehingga menurunkan kadar gula darah dan kemungkinan mengembangkan penyakit jantung.

 

Lemak perut

Terlalu banyak lemak di perut telah dikaitkan dengan penyusutan otak dan dapat berdampak pada Alzheimer.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini