nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

DJ Ini Dijuluki si Tangan Ajaib, Sembuhkan Pasien hanya 5 Menit!

Adinda Harum, Jurnalis · Senin 14 Januari 2019 23:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 14 481 2004469 dj-ini-dijuluki-si-tangan-ajaib-sembuhkan-pasien-hanya-5-menit-cAQ59GwDRM.jpg DJ yang dijuluki di tangan ajaib (Foto: Ist)

Disc Jockey bernama Kiki Hendrawan dijuluki 'Si Tangan Ajaib' ramai menjadi buah bibir berbagai media dan masyarakat. Betapa tidak, Kiki terus kebanjiran pasien di kliniknya disembuhkan dengan metode akupuntur. Bahkan Kiki bisa menyembuhkan pasien syaraf kejepit (HNP) dalam waktu 5 menit.

Seperti kisah dua orang pasien dari kota Medan yang sudah 3 tahun menderita lumpuh karena HNP, bisa ia disembuhkan dalam waktu kurang dari 10 menit.

 “Alhamdulillah, sampai saat ini semakin bertambah banyak penderita HNP yang bisa saya bantu penyembuhannya. Kalau yang mengalami syaraf kejepit di lumbal torakal dan cervical itu biasanya saya tangani hanya dalam tempo 5 menit saja,” jelas Kiki saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Syaraf kejepit, dikatakannya banyak tipenya, ada yang sulit dan ada yang mudah atau bahkan langsung sembuh di tempat dalam waktu tak kurang dari 5 menit.

“Tipe yang paling sulit menurutnya adalah tipe yang melemahkan,” lanjut Kiki.

Lalu seperti apa kira kira tipe HNP yang sulit untuk disembuhkan, dan seperti apa pula yang mudah disembuhkan, bahkan dalam tempo 5 menit saja?

“Tipe syaraf kejepit yang biasanya bisa langsung sembuh di tempat adalah tipe HNP yang rasanya sakit saat bergerak. Misalnya ketika jalan, ketika berdiri, posisi tidur kaki kiri atau kanan sakit, sakit saat membungkuk serta segala rasa nyeri di seputaran lutut dan di pinggang seperti ketarik sampai ke kaki. Sementara yang sulit adalah tipe yang melemahkan syaraf, apalagi yang terkena sudah menjalar di kedua kakinya. Tipe seperti ini perlu waktu yang cukup lama,” tambah Kiki.

Lebih jauh Kiki juga menjelakan bahwa pasien yang datang berobat kepadanya sangat beragam dan multi strata sosial. Ada dari kalangan orang biasa saja, ada dari kalangan pejabat. Ada juga dari kalangan dokter hingga pengusaha.

“Pasien yang datang berobat ke saya latar belakangnya macam-macam ya, ada dari kalangan orang biasa, ada juga pegawai, profesional, tentara dan lain lain. Beberapa waktu lalu saya pernah juga mengobati pak Idrus Marham (mantan Menteri Sosial). Dan yang terbaru saya mengobati seorang dokter ahli bedah yaitu dr. Hendra Sutantyo di awal November) Kemudian pengusaha nasional Tjipto Pusposuharto (Agustus) yang juga salah satu pemilik perusahaan farmasi Meiji,” imbuh Kiki.

Sejauh ini Kiki mengaku sangat senang, karena ilmu yang ia dapatkan ketika studi di Guangzhou University, Cina ini bisa bermanfaat bagi orang banyak. Hal itu dibuktikan dengan semakin banyaknya pasien kasus HNP yang bisa dibantu pengobatannya.

“Lebih bangganya lagi ternyata saya bisa membantu pengobatan orang-orang yang menurut saya tergolong orang besar. Baik secara jabatan, maupun kemampuan ekonominya,” terang Kiki lagi.

Lantas apakah profesinya sebagai seorang DJ akan di tinggalkan?

Ternyata tidak, Kiki justru sedang mencari waktu yang tepat untuk merilis mini albumnya. Saat ini ia mengaku bahwa disela-sela waktu luangnya ia melakukan recording.

” Nge-DJ itu pekerjaan awal saya, jadi kalau bisa tetep pingin saya pertahankan. Saat ini saya sedang melakukan proses recording, sudah dapet sekitar 3 lagu, nanti kalau sudah genap 5 lagu baru akan saya launching,” jelas Kiki.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini